Mantan Presiden AS Donald Trump Ditembak saat Kampanye Pilpres, Ada Apa

Teras Media

- Penulis

Minggu, 14 Juli 2024 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, WASHINGTON – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ditembak pria bersenjata saat kampanye untuk pemilihan presiden (pilpres) di Pennsylvania pada hari Sabtu waktu Amerika.

Tim kampanye Trump mengatakan calon presiden (capres) Partai Republik itu baik-baik saja. Secret Service juga mengatakan Donald Trump aman.

Darah terlihat keluar dari telinga Trump setelah penembakan, namun dia dilarikan keluar panggung oleh para agen Secret Service.

“Secret Service telah menerapkan langkah-langkah perlindungan dan mantan Presiden aman. Ini sekarang merupakan penyelidikan aktif Secret Sevice dan informasi lebih lanjut akan dirilis jika tersedia,” bunyi pernyataan layanan tersebut, seperti dikutip AFP, Minggu (14/7/2024).

Jaksa wilayah setempat, seperti dikutip Washington Post, mengatakan Trump diserang oleh tembakan dan penembaknya tewas. Orang lain dalam kampanye tersebut juga terluka parah.

Trump berterima kasih kepada penegak hukum dan petugas pertolongan pertama atas tindakan cepat mereka dalam tindakan keji ini, demikian pernyataan dari tim kampanyenya.

“Dia baik-baik saja dan sedang diperiksa di fasilitas medis setempat. Rincian lebih lanjut akan menyusul,” kata tim kampanye Trump.

Presiden Joe Biden menerima pengarahan awal mengenai insiden tersebut, menurut Gedung Putih.

Miliarder AS Elon Musk mem-posting di X dengan mengatakan: “Saya sepenuhnya mendukung Presiden Trump dan berharap pemulihannya cepat.”

Sementara itu, merespons peristiwa ini Presiden Joe Biden mengatakan dia belum berbicara dengan Trump, namun berusaha menghubunginya dan berharap bisa berbicara dengannya malam ini.

“Tidak ada tempat bagi kekerasan seperti ini di Amerika Serikat. Ini sakit. Ini sakit,” kata Biden.

Seorang reporter bertanya kepada presiden apakah dia yakin ini adalah upaya pembunuhan.

“Saya tidak cukup tahu – saya punya pendapat, tapi saya tidak punya fakta apa pun,” ujar Biden. “Jadi, saya ingin memastikan saya mengetahui semua faktanya sebelum saya berkomentar lebih lanjut.”.ucapnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus
Soroti Kejanggalan Fiskal, Jerry: Gubernur Tak Tahu Jaga Uang Rakyat
Freddy Alex Damanik: Demokrasi Bukan Dibangun oleh Satu Orang Saja
Havid Permana: Fokus Persatuan Hadapi Krisis, Bukan Mengungkit Jasa
Boyamin Saiman Minta Kejagung Telusuri Jejak Pertemuan di Hotel dan Restoran
Di Balik Kesepakatan Halal Bihalal: Musrianto Ingatkan RUU Ketenagakerjaan adalah Mandat Konstitusi
Wali Kota Bogor Dianggap Abai: Penataan PKL Hanya Jadi Proyek Gusur Rezeki
Sambut Seba Baduy, Warga: Terima Kasih Bulog, Bantuannya Sangat Berarti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus

Minggu, 19 April 2026 - 18:01 WIB

Freddy Alex Damanik: Demokrasi Bukan Dibangun oleh Satu Orang Saja

Minggu, 19 April 2026 - 10:24 WIB

Havid Permana: Fokus Persatuan Hadapi Krisis, Bukan Mengungkit Jasa

Minggu, 19 April 2026 - 00:28 WIB

Boyamin Saiman Minta Kejagung Telusuri Jejak Pertemuan di Hotel dan Restoran

Sabtu, 18 April 2026 - 12:26 WIB

Di Balik Kesepakatan Halal Bihalal: Musrianto Ingatkan RUU Ketenagakerjaan adalah Mandat Konstitusi

Berita Terbaru