Etos Dorong Kapolda Metro Jaya Tertibkan Tempat Hiburan Malam Saat Ramadhan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Etos Indonesia Institute melakukan Rilis Survey Calon Anggota Legislatif DPRD Terpilih pada Selasa 2 Januari 2024 di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2024)

i

Keterangan foto : Etos Indonesia Institute melakukan Rilis Survey Calon Anggota Legislatif DPRD Terpilih pada Selasa 2 Januari 2024 di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, yang juga pengamat politik dan pengamat sosial, Iskandarsyah mendorong Polda Metro Jaya untuk bertindak tegas terhadap maraknya tempat hiburan yang beroperasi pada malam bulan suci ramadhan. Hal tersebut juga, disebabkan kurangnya implementasi regulasi terkait hiburan selama bulan suci.

“Saya berharap Kapolda Metro Jaya bisa menindak pimpinan di wilayah hukum seperti Kapolres yang bersangkutan dimana tempat hiburan tetap berjalan. Copot Kapolres-kapolresnya bila tak benar dan tak berani menindak siapapun yang terlibat bukanya tempat hiburan di bulan suci Ramadhan, termasuk oknum-oknum anggotanya,” kata Iskandar di Jakarta, Selasa (25/3/2024)

Menurut Iskandar, dia merasa prihatin masih maraknya tempat hiburan yang buka pada bulan Ramadhan seperti di Pasar Baru Hotel Klasik, Jakarta Pusat, di Kota Bekasi yaitu Jati Sampoerna, dan Cibubur Times Square . Kata Iskandar, sudah selayaknya pengusaha-pengusaha hiburan malam menghormati umat muslim yang berpuasa dengan menutupnya.

“Saya miris aja, dalam setahun cuma satu bulan kita diminta untuk puasa dan sedikitlah menghormati bulan suci ini. Katanya pejabat kita mayoritas muslim, tapi lihat aja dilapangan nol implementasi,” ujar Iskandarsyah dengan geram.

Iskandarsyah juga menyoroti ketidaktegasan aparat dalam menegakkan aturan. Kata Iskandar, lihat maksiat tetap jalan walau di bulan suci begini, nanti setelah berita ini ramai baru ada razia.
“Razia pun sudah dikonfirmasi supaya tutup. Sudahlah ini negara banyak akalin rakyatnya aja,” ucap Iskandar.

Iskandarsyah menegaskan perlunya tindakan tegas dari pihak berwenang terhadap tempat hiburan yang ada di Jakarta.
Tempat hiburan juga tak akan berani buka kalau aparat, pemimpinnya tegas. Negara ini makin lama seperti negeri yang tak punya pemimpin, semua seenaknya saja begitu punya uang,” ujar Iskandar.

Iskandarsyah juga mempertanyakan tentang keterlibatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam hal ini. Menurut Iskandar MUI kemana? Melempem juga, tak bisa kasih tekanan ke atas.

“Ini harus ditindak, hargai satu bulan saja selama 12 bulan setiap tahunnya yang namanya bulan Ramadhan, jangan tutup mata tutup telinga lah,” tutup Iskandar.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KOSMAK Kembali ke Gedung Bundar, Dorong Usut Tuntas Mata Rantai Kasus Batu Bara hingga Mandiodo
Hanya Rp500 Ribu, Buruh Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar
Dari 10 Kasus Curanmor Terungkap, Kapolres Lebak Imbau Korban Ambil Kembali Kendaraannya
Dugaan  Kredit  Fiktif  Salah Satu Bank BUMN di Semarang  Rugikan  Negara  Rp4,9  Miliar, Dua  Tersangka  Ditahan  Kejati  Jateng
CBA Soroti Gugatan Rp124,4 Miliar, OJK Didesak Periksa Petinggi Bank Mandiri
CBA Desak Kejagung Selidiki Dugaan Penyimpangan Keuangan PT HSB Berau
Kabar OTT  KPK:  Bupati dan  Ketua  DPRD  Bogor  Serta  Petinggi  Gerindra  Hilang  Dari  Kegiatan  Resmi
CBA Soroti OJK, Dinilai Lamban Tangani Sengketa BCA dan Keluhan Nasabah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:18 WIB

KOSMAK Kembali ke Gedung Bundar, Dorong Usut Tuntas Mata Rantai Kasus Batu Bara hingga Mandiodo

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Hanya Rp500 Ribu, Buruh Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Dari 10 Kasus Curanmor Terungkap, Kapolres Lebak Imbau Korban Ambil Kembali Kendaraannya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dugaan  Kredit  Fiktif  Salah Satu Bank BUMN di Semarang  Rugikan  Negara  Rp4,9  Miliar, Dua  Tersangka  Ditahan  Kejati  Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:59 WIB

CBA Soroti Gugatan Rp124,4 Miliar, OJK Didesak Periksa Petinggi Bank Mandiri

Berita Terbaru