Kabar OTT  KPK:  Bupati dan  Ketua  DPRD  Bogor  Serta  Petinggi  Gerindra  Hilang  Dari  Kegiatan  Resmi

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bogor – Kabar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupten (Pemkab) Bogor oleh KPK benerapa waktu lalu, meski akhirnya dibantah, namun kegiatan hukum yang di lakukan KPK di Kanupaten Bogor membuat para pentilan Partai Gerindra menghilang.

Hari pertama kabar KPK menangkap sejumlah pejabat Pemkab Bogor, momor Hp sejumlah kepala dinas dan bahkan nomor Hp bupati Bogor pun tidak aktif dan keberadaan bupati pun hilang tanp jejak.

Namun tidak hanya bupati saja yang menghilang, ketua DPRD dan sejumlah petinggi Partai Gerindra Kabupten Bogor pun tak nampak batang hidungnya.

Hal itu terlihat dalam berbagai kegiatan kedinasan seperti, saat peresmin sekolah rakyat di Jasinga hanya di hadiri sekda dan yang teranyar acara maulid nabi akbar di alun – alun pemda Kanupaten Bogor.

Acara besar yang dihadiri para kiyai dan habaib itu, merupakan agenda Pemkab Bogor yang direncanakan sejak lama, namun pejabat yang hadir hanya wakil bupati bogor, sekda, kepala dinas kesehtan dan ketua komisi 3 dri Golkar, sedangkan ketua DPRD Kabupaten Bogor pun tak menampakan diri sama halnya dengan bupati Bogor yang hingga kini tak ada kabar jejaknya.

Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupten Bogor, Iwan Setiawan enggan berkomentar banyak saat ditanya soal kader Partai Gerindra yang menjadi pejabat teras Pemkab Bogor menghilang saat KPK sedang melakukan kegiatan hukum.

“Jujur saya belum tahu secara detail persoalan yang sedang ramai ini, karena saya sudah lama tidak berada di dalam Pemerintahan Kabupaten Bogor,” ujar Iwan Setiawan saat dihubungi melalui telephon selelulernya.

Dirinya menambahkan, sebagai kader Gerindra dan ketua DPC Partai Gerindra Kabupten Bogor, mantan bupati Bogor itu menghimbau agar seluruh pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kita semua harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, kita sama-sama hormati proses yang sedang dilakukan oleh KPK, kita tunggu saja hasil terbaik dari para penegak hukum,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

CBA Desak Kejagung Selidiki Dugaan Penyimpangan Keuangan PT HSB Berau
CBA Soroti OJK, Dinilai Lamban Tangani Sengketa BCA dan Keluhan Nasabah
PT Letawa Dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sulbar: HGU 2013 Diduga Bermasalah
Sprindik Umum Tanpa Tersangka, Pengamat: KPK Jangan Sampai Uapkan Kasus Rp1,5 Miliar Bogor
Ratusan Korban Haji Ilegal Merugi Rp30 Miliar, Intan Kumalasari: Negara Wajib Lindungi Kami
Kerugian Rp133 Miliar dan Kontribusi Anjlok, CBA Minta Kejagung Telusuri Tata Kelola BUMD Berau
Dedy Irsan: Pengungkapan Sindikat Meterai Palsu Langkah Penyelamatan Keuangan Negara ​
Sidang Gabriel Lumbantoruan: Kuasa Hukum Persoalkan Kewenangan Hingga Pemborosan Uang Negara ​
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:35 WIB

CBA Desak Kejagung Selidiki Dugaan Penyimpangan Keuangan PT HSB Berau

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Kabar OTT  KPK:  Bupati dan  Ketua  DPRD  Bogor  Serta  Petinggi  Gerindra  Hilang  Dari  Kegiatan  Resmi

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:59 WIB

CBA Soroti OJK, Dinilai Lamban Tangani Sengketa BCA dan Keluhan Nasabah

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:52 WIB

PT Letawa Dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sulbar: HGU 2013 Diduga Bermasalah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Sprindik Umum Tanpa Tersangka, Pengamat: KPK Jangan Sampai Uapkan Kasus Rp1,5 Miliar Bogor

Berita Terbaru

Foto: Kejagung RI

Hukum dan Kriminal

CBA Desak Kejagung Selidiki Dugaan Penyimpangan Keuangan PT HSB Berau

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:35 WIB

Keterangan foto : Ucok Sky Kadafi, Kamis (10/10/2024)

Hukum dan Kriminal

CBA Soroti OJK, Dinilai Lamban Tangani Sengketa BCA dan Keluhan Nasabah

Senin, 24 Agu 2026 - 23:59 WIB