Tragis, Keluarga Musisi Legendaris Tersandera Dirumahnya

Teras Media

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2024 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang Selatan | Sore hari bertepatan dengan Hari Raya Iedul Adha terjadi upaya penyanderaan terhadap keluarga Almarhum musisi legendaris tanah air Almarhum Jon Koeswojo / Yon Koeswoyo personil group band Koes Plus di kediamannya Jl. Salak, Pamulang, Tangerang Selatan.

Kepada sahabat media, Ibnu Nurdin Shambuana dan Askhar Wijaya Subiyanto, S.H selaku tim Kuasa Hukum keluarga tersebut menyampaikan dalam pesan singkatnya bahwa Mohon ijin kami memberitahukan kepada rekan-rekan sekalian terkait adanya upaya penyanderaan kepada pihak klien beserta keluarganya di kediamannya, yaitu :

1). Pak Gariyas Ulung Koeswoyo ( 52 Th ),

2). Lucia Ignata ( 58 Th ),

3). David Otmar Veda Koeswoyo (46 Th )

4). Sherly Kumala ( 46 Th ),
5) Freya Netanya Veda Koeswoyo ( 19 Th )” jelas Ibnu Senin. 17/6/2024 melalui siarannya

Ibnu Nurdin Shambuana juga menyampaikan awalnya kami mendapat kabar dari Klien kami, bahwa sekitar jam 16.34 WIB tanggal 17 Juni 2024 Klien. Menurutnya kami merasa tersandera di dalam rumah sendiri dikarenakan pintu gerbang rumah telah digembok dari luar oleh orang – orang yang menyatakan suruhan B, sehingga dari kejadian ini berdampak pada kondisi Klien kami, yang saat ini sangat tertekan psikologisnya, dan terampas kemerdekaannya untuk bisa melanjutkan aktivitas secara normal.

Lebih lanjut Askhar Wijaya Subiyanto, S.H sebagai kuasa hukum menambahkan Klien kami berserta keluarganya merasa tersandera di rumah sendiri karena pintu gerbang rumah di gembok oleh suruhan Perintah inisial B.

“oleh karena tindakan mereka ini sudah termasuk perbuatan tindak pidana, maka secara tegas akan kami upaya hukum laporkan ke Pihak Kepolisan atas kejadian terhadap klien kami” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Disorot, CBA: KPK Jangan Cuma Datang untuk Cuci Tangan
Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap
Gawat, Viral Pemuda Bogor Jadi Tersangka Usai Duel Lawan Bank Keliling
Polisi Ciduk Pengedar Tembakau Sintetis Jaringan Jakarta di Rangkasbitung
Ratusan Butir Tramadol dan Hexymer Diamankan, Polisi Bekuk Tiga Pria di Lebak
Sukses Besar: Kejati Sumsel Selamatkan Rp1,2 Triliun, Tambah 3 Tersangka KUR
DPRD Sorong Soroti Tanggung Jawab Pemkab dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp54 Miliar
Dugaan Dukun Berkedok Kiai di Pati Menguat, Marwan Jafar Minta Mabes Polri Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:48 WIB

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Disorot, CBA: KPK Jangan Cuma Datang untuk Cuci Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:20 WIB

Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:34 WIB

Gawat, Viral Pemuda Bogor Jadi Tersangka Usai Duel Lawan Bank Keliling

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:36 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Tembakau Sintetis Jaringan Jakarta di Rangkasbitung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:11 WIB

Ratusan Butir Tramadol dan Hexymer Diamankan, Polisi Bekuk Tiga Pria di Lebak

Berita Terbaru

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Banten, Irna Narulita, memasang target ambisius bagi partainya pada Pemilu 2029.

Politik

Ngerih Bener, PAN Banten Bidik Tiga Besar Pemilu 2029

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:43 WIB

Hukum dan Kriminal

Gawat, Viral Pemuda Bogor Jadi Tersangka Usai Duel Lawan Bank Keliling

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:34 WIB