Akhirnya Ketua Festival Hari Nelayan Sukabumi 2024 Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Rudapaksa Finalis Putri Nelayan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 30 Juli 2024 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : poto ilustrasi Rudapaksa

i

Keterangan poto : poto ilustrasi Rudapaksa

Ikuti kami di Google News

 

TERASMEDIA.CO SUKABUMI  – A. selaku orang tua Finalis Putri Nelayan Sukabumi Tahun 2024, mengaku sangat mengapresisi kinerja Polres Sukabumi. Karena menurut A. sejauh ini pihak Polres Sukabumi sudah menetapkan terlapor ( SRP ) sebagai TERSANGKA, karena yang bersangkutan diduga kuat telah melakukan Rudapaksa kepada Putrinya, sebut saja ( Bunga ) salah satu Finalis Putri Nelayan Sukabumi Tahun 2024. Hal itu di ungkapkan A. melalui rilis yang di kirim kepada Awak Media pada 30/7/2024

“Alhamdulillah Laporan Polisi ( LP ) terkait dugaan rudapaksa yang menimpa anak saya, sekarang mulai ada perkembangan, karena pihak Polres Sukabumi saat ini sudah menetapkan SRP sebagai tersangka,”Ujarnya

Masih kata, Orang Tua korban, kami selaku keluarga korban sangat mengapresiasi kinerja Polres Sukabumi, karena sangat profesional dan presisi sesuai motto Kepolisian Republik Indonesia, sehingga kami yakin dalam persoalan ini akan segera ada kepastian hukumnya,”Tandes A.

Sentara itu, AKP, Ali Jupri, saat di konfirmasi melalui sambungan Whatsapp nya terkait perkembangan pelaporan dugaan pelecehan seksual terhadap salah satu Finalis Putri Nelayan Sukabumi 2024 yang di lakukan oleh Ketua Festival Hari Nelayan Sukabumi  tersebut, dirinya mengatakan kurang paham, dan menyarankan agar menghubungi pihak Humas Polres

“Walaikum salam pak silahkan menghubungi humas polres

Saya kurang paham pak silahkan hubungi aja.”Jawabnya singkat

Laporan : RK

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dugaan Subkontrak Sepihak dan Progres Lambat, Proyek Preservasi Jalan Banten Selatan Jadi Sorotan
Kasus Gas Portable Gabriel Lumbantoruan: Tanpa Bukti Sah, Buruh Pabrik Dituntut 1 Tahun Penjara
LSM WGAB Minta Aparat Cek Dugaan Aktivitas Tambang Emas di Amberbaken
Dr. Zentoni Kembali Menjabat Direktur Eksekutif LBH Bogor Periode 2026
Buruh Pabrik Gabriel Lumbantoruan Diduga Dikriminalisasi Kasus Gas Portable Ratusan Ribu Rupiah, LBH PERADI Minta Perlindungan KY
Agus Pertanyakan Keteladanan Gibran, Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah dan Serukan Wapres Mundur
Awas Penyimpangan, Proyek Rp4,68 Miliar di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung Disorot
Penambang Legal Ditertibkan, Penambang Ilegal Diduga Bermunculan di Nabire Dipertanyakan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Dugaan Subkontrak Sepihak dan Progres Lambat, Proyek Preservasi Jalan Banten Selatan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

LSM WGAB Minta Aparat Cek Dugaan Aktivitas Tambang Emas di Amberbaken

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dr. Zentoni Kembali Menjabat Direktur Eksekutif LBH Bogor Periode 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Buruh Pabrik Gabriel Lumbantoruan Diduga Dikriminalisasi Kasus Gas Portable Ratusan Ribu Rupiah, LBH PERADI Minta Perlindungan KY

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Agus Pertanyakan Keteladanan Gibran, Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah dan Serukan Wapres Mundur

Berita Terbaru