Yusuf Manubulu Diduga Penistaan Agama, GP Ansor Seluma Minta Ditangkap

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kader Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Seluma, Anton Zakaria, Rabu (18/3/2026)

i

Keterangan foto : Kader Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Seluma, Anton Zakaria, Rabu (18/3/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bengkulu – Kader Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Seluma, Anton Zakaria meminta kepada kepolisian agar segera menindaklanjuti kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Yusuf Manubulu. Anton menyebut, Yusuf Manubulu kontennya telah menyebar luas melalui video dan berbagai platform media sosial yang menyebut allah sama dengan mucikari.

Anton Zakaria menyatakan bahwa konten yang beredar telah menimbulkan rasa kecewa dan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat Seluma. Menurutnya, materi yang disebarkan Yusuf Manubulu mengandung unsur yang dapat dianggap merendahkan dan menghina ajaran agama, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keharmonisan masyarakat multikultural.

“Kita tidak bisa tinggal diam melihat adanya upaya yang sengaja dilakukan untuk menista agama. Hal ini bukan hanya menyakiti perasaan umat beragama, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia,” ujar Anton Zakaria, Rabu (18/3/2026)

Dia menambahkan bahwa GP Ansor Seluma telah mengumpulkan bukti berupa rekaman video dan tangkapan layar konten yang menyebar di medsos sebagai bahan laporan kepada pihak berwajib. Selain itu, Anton juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang konten tersebut agar tidak memperparah situasi dan lebih fokus pada proses hukum yang akan dilakukan.

“Kami menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang penuh kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku sangat penting untuk menjaga kehormatan agama dan keamanan masyarakat,” jelasnya.

Mantan aktivis masyarakat ini juga menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan kepolisian dan berbagai komponen masyarakat dalam menangani kasus ini, termasuk memberikan dukungan informasi jika diperlukan. Dia berharap proses penuntutan dapat berjalan dengan adil dan transparan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan tersebut. Namun, Anton Zakaria menyatakan bahwa dirinya akan terus mengikuti perkembangan kasus dan memastikan bahwa keadilan dapat terwujud untuk menjaga keharmonisan masyarakat Seluma.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pelimpahan Perkara Belum Dilakukan, Praperadilan Jadi Langkah Uji Due Process Perkara PT ARA
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Kedatangan Teuku Rahmatsyah Sebagai Kajati Aceh Diringkai Tradisi Peusijuk Penuh Kekhusyukan
Nasir Djamil Tekankan Integritas dan Transparansi Peradilan di PN Banda Aceh
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih
Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pelimpahan Perkara Belum Dilakukan, Praperadilan Jadi Langkah Uji Due Process Perkara PT ARA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Nasir Djamil Tekankan Integritas dan Transparansi Peradilan di PN Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur

Berita Terbaru