Serangan Bertubi-tubi! Kejati Sumsel Amankan Aset Kasus Sungai Lalan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus menggencarkan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019-2025.

i

Keterangan foto : Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus menggencarkan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019-2025.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus menggencarkan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019-2025. Setelah kemarin menyita aset bernilai fantastis, hari ini Rabu (08/04/2026), tim penyidik kembali melakukan penggeledahan, kali ini menyasar langsung ke kantor dinas terkait.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, membenarkan bahwa penggeledahan lanjutan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejati Sumsel.

“Kegiatan penggeledahan hari ini kami fokuskan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang, tepatnya di Bidang Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli lantai 1, yang beralamat di Boom Baru, Palembang,” ujar Vanny.

Sita Uang Tunai dan Dokumen di Kantor Dinas

Dari hasil penggeledahan di lokasi tersebut, tim penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti penting, antara lain:

– 1 unit handphone.
– 3 amplop berisi uang tunai senilai Rp 28.450.000,-.
– Beberapa amplop bekas uang.
– Sejumlah dokumen yang dianggap berkaitan langsung dengan perkara.

“Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Barang bukti ini akan kami amankan untuk memperkuat proses penyidikan,” tegas Vanny.

Rekapitulasi Penggeledahan: Dari Rumah hingga Kantor Dinas

Sebelumnya, pada Selasa (07/04/2026), Tim Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di dua lokasi di Palembang, yaitu rumah saksi YK dan mess saksi B. Keduanya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KSOP Palembang.

Dari penggeledahan pertama tersebut, Kejati Sumsel berhasil menyita barang bukti yang nilainya cukup mengejutkan, meliputi:

– 4 handphone dan 1 iPad.
– Emas seberat kurang lebih 275 gram.
– Uang tunai senilai Rp 367.000.000,-.
– 1 unit sepeda motor Harley Davidson.
– Dokumen-dokumen penting.

Pandangan Vanny Yulia Eka Sari

Vanny menegaskan, serangkaian penggeledahan yang dilakukan selama dua hari berturut-turut ini menunjukkan keseriusan Kejati Sumsel dalam mengusut tuntas kasus yang diduga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah tersebut.

“Kami tidak main-main. Penyitaan aset dan dokumen ini dilakukan untuk memetakan alur dana dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam skema pungutan liar jasa pemanduan kapal di Sungai Lalan. Kami pastikan proses hukum berjalan sampai tuntas dan semua pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Vanny tegas.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kasus Korupsi KUR BRI Kreneng, Kejati Bali: Masih Ada Kemungkinan Tersangka Baru
Kurniasih Mufidayati: Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi Harus Segera Diatasi
Penyegaran Organisasi: Wakajati Anton Delianto Lantik Vanny Eka Sari dan 10 Pejabat Eselon III-IV
Polri Tetap Pemegang Kewenangan Utama, Legislator Ingatkan Batas Peran TNI
Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:42 WIB

Kasus Korupsi KUR BRI Kreneng, Kejati Bali: Masih Ada Kemungkinan Tersangka Baru

Senin, 1 Juni 2026 - 21:39 WIB

Kurniasih Mufidayati: Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi Harus Segera Diatasi

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Penyegaran Organisasi: Wakajati Anton Delianto Lantik Vanny Eka Sari dan 10 Pejabat Eselon III-IV

Senin, 1 Juni 2026 - 20:10 WIB

Polri Tetap Pemegang Kewenangan Utama, Legislator Ingatkan Batas Peran TNI

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Berita Terbaru