Tim Gambang Kromong Membuka Seleksi FLS2N Wilayah II Jakpus di SMP Negeri 216

Teras Media

- Penulis

Selasa, 21 Mei 2024 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 216 Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar acara seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari 55 sekolah dengan 138 peserta jenjang SMP tingkat Suku dinas pendidikan wilayah ll Kota Administrasi Jakarta Pusat tahun 2024, pada Selasa (21/5/2024).

i

- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 216 Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar acara seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari 55 sekolah dengan 138 peserta jenjang SMP tingkat Suku dinas pendidikan wilayah ll Kota Administrasi Jakarta Pusat tahun 2024, pada Selasa (21/5/2024).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 216 Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar acara seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari 55 sekolah dengan 138 peserta jenjang SMP tingkat Suku dinas pendidikan wilayah ll Kota Administrasi Jakarta Pusat tahun 2024, pada Selasa (21/5/2024).

Dalam pentas seni dengan tema “Merdeka Berpreatasi Talenta Seni Menginspirasi” ini, dimulai dari SMP Negeri 216. Selaku tuan rumah, para peserta menampilkan kesenian adat Betawi dengan tiga penarinya.

Dalam pertunjukan tersebut, tampak pemain gendang Muhammad Zinsky Raenavan, lebih dominan. Karena dia lebih bersemangat, sehingga membuat pertunjukan ini menjadi memukau dan menghibur tamu, peserta dan undangan lainnya.

Usai pentas, Muhammad Zinsky Raenavan mengatakan dirinya latihan memukul gendang baru empat bulan. Dia juga berharap sekolahnya bisa menang, agar dapat melaju kejenjang lebih tinggi lagi.

“Harapannya bisa menang dan agar bisa ke jenjang lebih tinggi lagi atau festival lebih besar lagi. Saya optimis dan yakin hal itu bisa terwujud,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 216 Imam menyatakan pentas seni ini adalah ajang peserta didik untuk meraih prestasi. Karena prestasi siswa terbagi dari prestasi akademik dan non akademik.

“Pentas seni ini adalah bagian yang menjadi wadah. Agar anak-anak kami meiliki ruang untuk menyampaikan kreatifitas dan kreasinya,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Suku Dinas Pendidikan ll Jakarta Pusat Bambang Eko Prabowo menjelaskan bahwa pentas seni ini merupakan wadah mengepresikan kebahagiaan bagi para siswa SMP.

“Saya berharap kebahagiaan, keceriaan anak-anak yang sedang berkompetisi ini, dapat mengapresiasikan asah rasa seninya dilomba-lomba ini,” jelasnya.

Menurut Bambang ada enam lomba yang diperlombakan. Karena kegiatan ini nantinya berjenjang, mulai dari tingkat wilayah, kemudian ketingkat kota, lalu ketingkat provinsi dan sampai ketingkat Nasional.

“Saya harap anak-anak ini nantinya, bisa tetap menjadi kebanggaan kami, menjadi penerus prestasi wilayah Jakarta Pusat II menjadi yang terbaik kedepannya,” tandasnya. (Acym)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polisi Ciduk Pengedar Tembakau Sintetis Jaringan Jakarta di Rangkasbitung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:36 WIB