KEREN…!UNG Bersama Polda Gorontalo Gagas Sekolah Kearifan Lokal Bagi Anggota Polri

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 10 November 2022 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Gorontalo – Menindaklanjuti Memorandum of Understanding antara Polda Gorontalo dan Universitas Negeri Gorontalo yang ditandatangani pada 3 November silam, UNG dan Polda Gorontalo mulai menggagas hingga membahas lanjutan Sekolah Kearifan Lokal bagi anggota Polri.

Rektor UNG Dr. Ir Eduart Wolok, ST., MT. pada pertemuan dengan Kepala Biro SDM Polda Gorontalo Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H mengatakan bahwa penyesuaian pemahaman akan kearifan lokal menjadi penting bagi Polri dikarenakan persepsi masyarakat yang berbeda di tiap daerah.

“Ketika persepsi masyarakat kita sikapi dengan pola yang berbeda atau secara normatif semata maka akan semakin rumit, pemahaman akan kearifan lokal menjadi penting,” terangnya.

Baca juga : Pelepasan Saka Bhayangkara Polda Gorontalo Ikuti Pertikaranas IV 2022 di Sumsel

Ia melanjutkan, dengan memahami kearifan lokal dan memiliki pengetahuan, peserta Sekolah Kearifan Lokal bagi anggota Polri diharapkan peserta akan dapat beradaptasi dengan budaya Gorontalo.

“Program ini kita harapkan menjadi baseline dari akulturasi anggota Polri dengan masyarakat lokal dan kita berharap kedepan akan menjadi contoh bagi tempat lain,” harapnya.

Kepala Biro SDM Polda Gorontalo Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sekolah Kearifan Lokal akan menjadi bekal untuk menunjang tugas pokok fungsi Polri yaitu perlindungan, pengayoman, dan pelayanan pada masyarakat.

“Di Polda Gorontalo kami selalu mendengungkan Moodelo Ayuwa atau teladan pada junior-junior kami untuk mengangkat kearifan lokal yang ada di sini,” jelasnya.

Di sela-sela pertemuan yang membahas kurikulum Sekolah Kearifan Lokal, Wakil Rektor Bidang Akadamik, Dr. Harto Malik, M.Hum menyampaikan jika pendekatan Restorative Justice yang digagas oleh Polri memerlukan pengetahuan dan kompetensi pranata sosial-lokal bagi anggota Polri.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB