Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Komitmen Jalankan Program Presiden Prabowo

Teras Media

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Selasa (25/2/2025)

i

Keterangan foto : Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Selasa (25/2/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co MAGELANG – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan siap melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Melalui Inpres tersebut, Presiden mengarahkan sejumlah pejabat negara, mulai dari para Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, hingga Gubernur, Bupati, dan Wali Kota untuk melaksanakan langkah-langkah efisiensi anggaran di berbagai sektor.

“Saya sampaikan langsung ke Pak Presiden Prabowo, saat pelantikan lalu itu, bahwa Kota Sukabumi akan patuh dan tegak lurus pada perintah Presiden. Jika Presiden mengeluarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, maka pola efisiensi yang akan kami jalankan adalah dengan memperkuat sistem manajemen keuangan. Manakala sistem keuangan Pemkot (Pemerintah Kota) Sukabumi kuat, maka akan punya efek positif pada semua sektor, termasuk kesejahteraan,” ujar Ayep dalam keterangannya, Minggu (23/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayep Zaki yang juga seorang pengusaha itu tahu betul cara melakukan pola efisiensi yang akan dijalankan, yakni dengan memperkuat sistem manajemen keuangan.

“Tatkala sistem keuangan Pemkot Sukabumi kuat, maka akan memiliki efek positif ke semua sektor termasuk pada kesejahteraan masyarakat. Tapi jika keuangan Pemkot tidak, bisa ditebak, akan banyak sektor yang terbengkalai,” terang Ayep Zaki.

Oleh karena itu, tambah Ayep, langkah awal yang harus dilakukan adalah melakukan stabilisasi sektor keuangan daerah meskipun ada kebijakan efisiensi. Apalagi Kota Sukabumi seperti diketahui, masih termasuk dalam kategori fiskal rendah yang Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya masih sangat kecil dibandingkan dengan transfer daerah.

“Kami akan memastikan bahwa kebijakan efisiensi Pak Presiden ini tidak berdampak negatif dalam jangka panjang. Pada 2025 mungkin ada penyesuaian, tapi pada 2026 nanti kami punya strategi agar keuangan daerah semakin kuat, besar, dan sehat,” jelasnya.

Salah satu strategi utama adalah membenahi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

“Kami akan memastikan aset-aset daerah bisa dikelola dengan baik, sehat, dan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Sukabumi karena kunci keberhasilan sebuah kota terletak pada kekuatan ekonomi dan pengelolaan asetnya,” pungkas Ayep Zaki.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kecaman Anton Suratto Terhadap Pengesahan Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina
Kejati Sulteng Tandatangani Pakta Integritas, Targetkan Pemerintahan Bersih
Gong Salaka! Dirgahayu Pandeglang ke 152, Pesan Semangat dari Anggota DPR RI Arif Rahman
Sidang Rangkong Julang Emas Diuji: Saksi Kunci Hilang, Rantai Perdagangan Belum Terungkap Tuntas
GMPK DKI: Kebijakan Tahan Harga BBM Pemerintah Tepat di Tengah Lonjakan Minyak Global
Ingin Tetap Kerja, Ratusan Pekerja PT Dua Kuda Gelar Aksi Damai di PN Jakarta Pusat
Dave Laksono Desak Evaluasi Penugasan TNI di Lebanon, Dua Prajurit Gugur Jadi Sorotan
Prajurit TNI Gugur di Lebanon dalam Misi UNIFIL, DPR Minta Investigasi Serangan Israel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 02:14 WIB

Kecaman Anton Suratto Terhadap Pengesahan Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina

Jumat, 3 April 2026 - 00:16 WIB

Kejati Sulteng Tandatangani Pakta Integritas, Targetkan Pemerintahan Bersih

Kamis, 2 April 2026 - 23:49 WIB

Gong Salaka! Dirgahayu Pandeglang ke 152, Pesan Semangat dari Anggota DPR RI Arif Rahman

Kamis, 2 April 2026 - 13:51 WIB

Sidang Rangkong Julang Emas Diuji: Saksi Kunci Hilang, Rantai Perdagangan Belum Terungkap Tuntas

Kamis, 2 April 2026 - 11:12 WIB

GMPK DKI: Kebijakan Tahan Harga BBM Pemerintah Tepat di Tengah Lonjakan Minyak Global

Berita Terbaru