Komisi VI DPR RI Arif Rahman Tinjau Pasar Wonokromo, Fokus pada Stabilitas Harga Pangan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi VI DPR RI Arif Rahman melakukan kunjungan kerja ke Pasar Wonokromo Surabaya, Kamis (12/2/2026)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi VI DPR RI Arif Rahman melakukan kunjungan kerja ke Pasar Wonokromo Surabaya, Kamis (12/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Surabaya – Anggota Komisi VI DPR RI Arif Rahman melakukan kunjungan kerja ke Pasar Wonokromo Surabaya pada hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk langsung memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga bahan pangan esensial bagi masyarakat, seperti beras, minyak goreng, telur, dan bawang merah.

Dalam unggahan resmi di akun Instagram @arifrahman_official, Arif Rahman menyampaikan alasan pentingnya kunjungan langsung ke pasar tradisional.

“Pasar Wonokromo merupakan salah satu pasar besar di Surabaya yang menjadi tonggak pasokan pangan bagi ribuan warga. Melalui kunjungan ini, saya ingin melihat secara langsung bagaimana kondisi aktual di lapangan, apakah stok cukup melimpah dan harga masih terjangkau bagi masyarakat,” ucapnya dalam kutipan yang diunggah bersamaan dengan foto-foto saat berinteraksi dengan pedagang dan pembeli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama kunjungan, Arif Rahman juga berbincang erat dengan beberapa kelompok pedagang untuk mendengar keluhan dan aspirasi mereka. Ia menyoroti bahwa stabilitas harga pangan tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga pada kelangsungan usaha para pedagang kecil.

“Kita perlu memastikan bahwa kebijakan yang dibuat di tingkat pusat dapat benar-benar dirasakan manfaatnya di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta para pelaku usaha sangat penting untuk menjaga ketersediaan dan menekan lonjakan harga,” ucap politisi Nasdem tersebut.

Selain itu, politisi yang juga aktif dalam pengawasan sektor perdagangan ini mengungkapkan bahwa hasil pantauan di Pasar Wonokromo akan menjadi masukan penting bagi Komisi VI DPR RI dalam menyusun rekomendasi kebijakan terkait stabilisasi pangan. Ia berharap, melalui langkah-langkah preventif dan kolaboratif, harga pangan dapat tetap terkendali dan masyarakat tidak kesulitan mengakses kebutuhan dasar mereka.

“Kita tidak boleh hanya bergantung pada data statistik semata. Kunjungan langsung seperti ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi yang sebenarnya dialami oleh rakyat. Saya akan menyampaikan hasil observasi ini kepada sesama anggota Komisi VI untuk bersama-sama mencari solusi yang tepat,” pungkas Arif Rahman.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kecaman Anton Suratto Terhadap Pengesahan Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina
Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Nasir Djamil Minta Diungkap Transparan
Kejati Sulteng Tandatangani Pakta Integritas, Targetkan Pemerintahan Bersih
Gong Salaka! Dirgahayu Pandeglang ke 152, Pesan Semangat dari Anggota DPR RI Arif Rahman
Sidang Rangkong Julang Emas Diuji: Saksi Kunci Hilang, Rantai Perdagangan Belum Terungkap Tuntas
GMPK DKI: Kebijakan Tahan Harga BBM Pemerintah Tepat di Tengah Lonjakan Minyak Global
Ingin Tetap Kerja, Ratusan Pekerja PT Dua Kuda Gelar Aksi Damai di PN Jakarta Pusat
Dave Laksono Desak Evaluasi Penugasan TNI di Lebanon, Dua Prajurit Gugur Jadi Sorotan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 02:14 WIB

Kecaman Anton Suratto Terhadap Pengesahan Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina

Jumat, 3 April 2026 - 00:30 WIB

Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Nasir Djamil Minta Diungkap Transparan

Jumat, 3 April 2026 - 00:16 WIB

Kejati Sulteng Tandatangani Pakta Integritas, Targetkan Pemerintahan Bersih

Kamis, 2 April 2026 - 23:49 WIB

Gong Salaka! Dirgahayu Pandeglang ke 152, Pesan Semangat dari Anggota DPR RI Arif Rahman

Kamis, 2 April 2026 - 13:51 WIB

Sidang Rangkong Julang Emas Diuji: Saksi Kunci Hilang, Rantai Perdagangan Belum Terungkap Tuntas

Berita Terbaru