Didukung PWNU-PCNU se Banten, Gus Rozin Siap Perkuat Ukhuwah Nahdliyah, Pesantren, dan Peran NU sebagai Masyarakat Sipil

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

LEBAK – KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) menegaskan pentingnya memperkuat ukhuwah nahdliyah, memperkokoh pesantren, serta meneguhkan peran Nahdlatul Ulama sebagai masyarakat sipil atau Shodiqul Hukumah (mitra strategis pemerintah).

Hal tersebut ia sampaikan dalam agenda silaturahim bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Banten di Pondok Pesantren Qothrotul Falah, Kabupaten Lebak, Kamis (6/8/2026).

Dalam pemaparannya, Gus Rozin menjelaskan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama harus dimulai dari kuatnya persaudaraan di lingkungan internal organisasi. Menurutnya, ukhuwah nahdliyah merupakan ikatan yang menyatukan seluruh elemen NU, baik jamaah maupun jam’iyah.

“Ukhuwah Nahdliyah ini adalah ukhuwah antara jamaah dan jam’iyah,” ujarnya.
Ia menilai, persaudaraan yang kokoh akan menjadi modal utama bagi NU untuk terus menjalankan khidmat kepada umat sekaligus menjaga persatuan bangsa.

Gus Rozin juga menegaskan bahwa penguatan Nahdlatul Ulama tidak dapat dipisahkan dari penguatan pesantren. Menurutnya, pesantren merupakan fondasi utama NU sekaligus benteng moral bangsa.

“Menguatkan NU itu menguatkan pesantren. NU adalah pesantren besar. Yang menjaga moral bangsa ini adalah NU yang tidak lain pondasi utamanya adalah pesantren,” katanya.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Nahdlatul Ulama untuk bersama-sama mendorong kemajuan pesantren-pesantren yang didirikan dan dikelola oleh warga NU.

“Pengembangan Pesantren adalah tanggung jawab semua elemen di Nahdlatul Ulama pada semua tingkat kepengurusan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Rozin turut menyinggung posisi strategis Nahdlatul Ulama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menegaskan bahwa NU harus terus menjalankan perannya sebagai Shodiqul Hukumah, yakni menjadi mitra pemerintah yang senantiasa memberikan dukungan sekaligus masukan yang konstruktif.

Menurutnya, NU dan negara memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan kemaslahatan masyarakat. Karena itu, apabila terdapat kebijakan publik yang dinilai kurang tepat, NU berkewajiban mengingatkan melalui cara-cara yang bijaksana dan bertanggung jawab.

“Menjadikan NU sebagai Shodiqul Hukumah, karena NU dan negara ini memiliki tujuan yang sama. Kalau ada yang salah dalam mengambil kebijakan publik, kita yang mengingatkan.”

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga posisi NU sebagai kekuatan penengah atau poros tengah yang mampu menjadi perekat persatuan bangsa, mengedepankan kemaslahatan umat, serta menjaga keseimbangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sesi dialog, mayoritas peserta yang berasal dari PWNU dan PCNU se Banten sepakat dengan gagasan yang diusung Gus Rozon.b

Silaturahim ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi PWNU Banten dan PCNU se-Banten menjelang berbagai agenda strategis organisasi, sekaligus mempertegas komitmen Nahdlatul Ulama untuk terus menguatkan ukhuwah, memajukan pesantren, serta berkhidmat bagi umat, bangsa, dan negara.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:13 WIB