David Pajung ; Jangan Mempelintir Pandangan Ketum Projo untuk memisahkan Prabowo dan Jokowi 

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Organisasi Relawan ALL CIPAYUNG NUSANTARA yang adalah Relawan Jokowi sekaligus Relawan Prabowo-Gibran melalui Ketua Umumnya David Pajung menyampaikan respon atas polemik di media sosial terkait pernyataan Ketua Umum Relawan PROJO Budi Arie dalam sebuah pertemuan para pimpinan relawan pendukung Jokowi dengan Bapak Jokowi pada senin 24 Agustus 2026 kemarin.

Menurut David yang juga hadir dalam pertemuan tersebut , apa yang disampaikan oleh Budi Ari dalam pertemuan tersebut adalah analisa pribadi Budi Ari saja dalam ramah-tamah para relawan dengan pak Jokowi. Dalam ramah-tamah dan dialog tersebut masing-masing pimpinan Relawan yang hadir menyampaikan analisa dan pendapat di depan Bapak Jokowi. Termasuk kami sebagai Pimpinan ALL CIPAYUNG NUSANTARA menyampaikan support pada Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mensukseskan program Asta Cita Pak Prabowo bersama mas Gibran. Apa yang disampaikan Bro Budi Ari itu sifatnya analisa Pribadi yang normative saja dan tidak mewakili relawan lain termasuk bukan pandangan pak Jokowi. Dan saat pertemuan tersebut Bapak Jokowi hanya merespon bahwa sangat diharapkan semua relawan mendukung dan mensukseskan Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029, setelah itu baru kita merencanakan langkah selanjutnya apa yang mesti kita lakukan untuk kebaikan bangsa dan Negara ke depan.

David yang juga aktivis 98 ini mengatakan ada sekitar 60 orang pimpinan relawan pak Jokowi yang hadir dan semua menyampaikan beragam masukan dan analisa bagaimana menopang pemerintahan yang sedang berlangsung demi kesuksesan Asta Cita Pemerintah. Dalam kesempatan tersebut Budi Ari hanya menyampaikan pandangan pribadinya dan mengingatkan pemerintah agar bisa mengantisipasi jika terjadi dinamika politik sebelum tahun 2029. David mengatakan bahwa pernyataan tersebut sudah banyak di tafsir salah bahkan dipelintir oleh para kelompok politik yang selama ini banyak berseberangan dengan Budi Ari, termasuk kelompok-kelompok yang selalu berusaha memisahkan Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi.

David Pajung selaku Relawan Jokwowi yang juga merupakan Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran 2024 lalu (TKN Prabowo-Gibran) mengatakan bahwa dari berbagai analisa dan pandangan beragam dari para pimpinan Relawan dalam makan siang bersama tersebut, Pak Jokowi hanya menekannya perlunya relawan menopang dan mendukung kesuksesan program Pemerintah agar mampu menjawab berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Pak Jokowi mengatakan semua relawan harus solid menjadi jembatan antara program pemerintah dan aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut pak Jokowi juga mengajak relawannya untuk mendukung masyarakat yang saat ini mengalami bencana seperti di NTT, Sumatera dan Kalimantan.

Sebagaimana yang beredar dalam berbagai media social sejak kemarin terkait pernyataan Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi memaparkan analisis mengenai potensi terjadinya akselerasi atau “percepatan sejarah” dalam dinamika politik nasional sebelum tahun 2029 menyedot perhatian banyak pihak. Terlebih, pernyataan tersebut disampaikan langsung saat duduk di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Beragam komentar publik atas pernyataan tersebut, Ada yang menilai bahwa pernyataan tersebut memancing situasi politik makin hangat dan bisa menjurus pada konflik politik. Pada sisi lain ada yang mengatakan bahwa sikap ini tidak berempati pada kondisi masyarakat yang tengah menghadapi banyak masalah utamanya bencana alam yang dirasakan warga NTT dan Sumatera.

David berharap bahwa polemik dari analisa Budi Ari jangan di pelintir lagi untuk memojokkan Presiden ke 7 Bapak Jokowi atau memojokkan semua relawan-relawan Pak Jokowi yang lain yang tetap setia mendukung Pak Jokowi sekaligus mendukung kesuksesan Pemerintahan Prabowo Gibran. Apalagi untuk tujuan politik untuk memisahkan Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Mendengar, Mencatat, dan Menyimak: Cara Gus Rozin Menjemput Aspirasi NU dari Daerah
Gus Rozin Terima Kalungan Sorban dari Sesepuh Bani Syaikhona Kholil
CBA Desak OJK Panggil Bos BCA, Usut Dana Nasabah Rp2,58 Miliar yang Diduga Raib
Bersholawat di Muktamar NU ke‑35, Camelia Panduwinata Hadir Bersama Seribu Rebana Jombang
PW Fatayat NU Banten Raih Juara 2 Ganda Putra Kejuaraan Bulu Tangkis Antar-OKP se-Indonesia
Menuju Muktamar NU, Gus Rozin Dorong Tiga Agenda Strategis: Persatuan, Kemandirian, dan Masyarakat Sipil
Siap Jadi Pemimpin Masa Depan, Duet Tiyo-Dhana: Perubahan Harus Dimulai dari Mindset
Inovasi Jangan Mati Karena Amukan, Musuh Kita Adalah Korupsi
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:02 WIB

David Pajung ; Jangan Mempelintir Pandangan Ketum Projo untuk memisahkan Prabowo dan Jokowi 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Mendengar, Mencatat, dan Menyimak: Cara Gus Rozin Menjemput Aspirasi NU dari Daerah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Gus Rozin Terima Kalungan Sorban dari Sesepuh Bani Syaikhona Kholil

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03 WIB

CBA Desak OJK Panggil Bos BCA, Usut Dana Nasabah Rp2,58 Miliar yang Diduga Raib

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Bersholawat di Muktamar NU ke‑35, Camelia Panduwinata Hadir Bersama Seribu Rebana Jombang

Berita Terbaru

Foto: Kejagung RI

Hukum dan Kriminal

CBA Desak Kejagung Selidiki Dugaan Penyimpangan Keuangan PT HSB Berau

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:35 WIB