Saluran Alternatif Menjadi Solusi, Kata Pakar Hukum Tata Negara Ini

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bivitri Susanti di Acara OTW 2024, Kedaikopi

i

Bivitri Susanti di Acara OTW 2024, Kedaikopi

Ikuti kami di Google News

Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti mengatakan saluran komunikasi antara rakyat dengan wakilnya saat ini tertutup.

Menurutnya putus hubungan antara masyarakat dengan sistem keterwakilannya membuat publik hampir tidak memiliki saluran formal dengan wakilnya.

“Secara teori sih ada, tapi secara fakta didengar atau tidak suara warga tersebut? Demokrasi yang biasanya kita lihat adalah demokrasi yang hanya terlihat sisi besarnya,” ujarnya dalam acara diskusi OTW 2024 bertajuk “Nyawa Demokrasi dan Ekonomi di Tangan Jokowi” yang diselenggarakan lembaga Survei KedaiKOPI, Selasa 15 Agustus 2023.

Meskipun saluran komunikasi banyak, namun saat ini saluran tersebut tertutup, “tak heran jika kemudian muncul saluran alternatif seperti turun ke jalan, gelar forum warga dan sebagainya,” paparnya.

Namun sayangnya saluran alternatif itu akhirnya tertutup akibat banyak pasal-pasal hukum yang sekarang digunakan untuk menekan aktivitas atau forum warga.

“Kekuasaan wataknya adalah mempertahankan kemudian memperluas, caranya adalah dengan menggunakan kekuasaan itu sendiri. Harusnya ada koridor yang dibuat dalam demokrasi itu sendiri, dan saat ini itu semua dihancurkan. Fungsi kontrol saat ini dimatikan juga oleh kekuasaan.”

“Negara lemah dan dimanfaatkan oleh oligarki. Oligarki memanfaatkan institusi resmi negara untuk meraup keuntungan mereka sendiri,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sari Yuliati Serahkan PIP di Mataram: Semua Anak Berhak Masa Depan Cerah
Semangat Siliwangi: Alat Berat dan Personel Turun Tangan di Pandeglang
Polemik Petugas Haji, Uchok Sky: Indikasi Rekrutmen Tak Transparan
Kejati Sumsel Sita Mesin Batching Plant Milik PT KMM
Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan
Menagih Janji Bupati Bogor: Berani Sentuh Zona Nyaman RSUD Leuwiliang dan Ciawi
Momen Hari Buruh, Matahukum Ultimatum Menaker Yasserli yang Tak Responsif Harus Dicopot
Anton Suratto: Kehadiran SBY Adalah Inspirasi Abadi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Sari Yuliati Serahkan PIP di Mataram: Semua Anak Berhak Masa Depan Cerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:58 WIB

Semangat Siliwangi: Alat Berat dan Personel Turun Tangan di Pandeglang

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:52 WIB

Polemik Petugas Haji, Uchok Sky: Indikasi Rekrutmen Tak Transparan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:11 WIB

Kejati Sumsel Sita Mesin Batching Plant Milik PT KMM

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:15 WIB

Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

Berita Terbaru

Opini

Ilusi Pembatasan dan Legitimasi Eksploitasi Sistematis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:06 WIB