Bupati Lebak Murka, Ingatkan Kepala Desa Jangan Macem-Macem

Teras Media

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Bupati Kabupaten Lebak, Hasbi Jayabaya.

i

Keterangan foto: Bupati Kabupaten Lebak, Hasbi Jayabaya.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Suasana khidmat upacara pada Minggu (17/8/2025) berubah tegang ketika Hasbi mulai menyoroti masalah infrastruktur. Setelah menyebut bahwa pembangunan telah dimulai, ia langsung melontarkan pertanyaan tajam yang menggema di seluruh alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mempertanyakan akuntabilitas penggunaan dana desa.

Sebuah ungkapan keresahan di lontarkan Bupati Hasbi Jayabaya dengan bahasa khas Sundanya.

“Saya ingatkan bagi para kepala desa kemana saja dana desa? Jalan desa rusak, kepala desa mobilna Fortuner dan Pajero kabeh. Macem- macem jeng aing pariksaan dararia kuaing. (Jalan desa rusak, kepala desa mobilnya Fortuner dan Pajero semua. Macam-macam dengan saya, periksa kalian sama saya),” ungkap Bupati Lebak saat Pidato dalam upacara HUT RI ke 80.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Pengamat Politik, Rohmat Setiawan yang kerap disapa Omen menanggapi pernyataan Bupati Kabupaten Lebak tersebut, Menurutnya ini adalah sebuah cambukan keras untuk semua kepala desa yang tidak patuh terhadap aturan, kemudian ini juga seharusnya menjadikan motivasi, mau tidak mau, suka tidak suka atas ungkapan Bupati tersebut, Mereka (Kades-red) harus Legowo.

“Nah ini Baru Sepertinya Bupati mulai gereget, Agar pembangunan di Lebak harus merata dan berkesinambungan antara Jalan Poros desa, Jalan Kabupaten, Jalan Provinsi dan Nasional. Dan ungkapan tersebut sangat biasa lah di Daerah kita mah, tapi Saya setuju,” tuturnya

“Sebab jangan sampai anggaran Tidak maksimal di gunakan untuk pembangunan desa, banyak juga kan oknum kepala desa, menggunakan anggaran untuk kepentingan pribadinya.” tambahnya

Akan tetapi, Sambung Omen, Ungkapan bupati Tersebut juga harus di realisasikan dengan banyaknya Turun ke Lapangan, manampung aspirasi masyarakat, kepala desa dan tokoh di Lebak lainnya. Agar semua pihak merasa berkontribusi dalam pembangunan di Lebak.

“Permasalahan Poros desa ini memang harus di bangun oleh desa masing masing dan penggunaaan anggarannya oleh kepala desa,” sambungnya

Kemudian, masih kata Omen, Anggarannya berasal dari Bantuan Kabupaten, Provinsi, Maupun Nasional. Terpisah dengan Jalan Kabupaten yang harus di bangun oleh pemerintah kabupaten.

“Karena banyak juga masyarakat beranggapan jalan Poros desa kewenangannya di kabupaten. Karena saat ini regulasinya memang di atur,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kecaman Anton Suratto Terhadap Pengesahan Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina
Kejati Sulteng Tandatangani Pakta Integritas, Targetkan Pemerintahan Bersih
Gong Salaka! Dirgahayu Pandeglang ke 152, Pesan Semangat dari Anggota DPR RI Arif Rahman
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kapolda Banten Terima Penghargaan dari Gubernur
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
Masyarakat Desa Cibeureum Perbaiki Jalan Poros Secara Swadaya
Rapat Memanas, Warga Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Desa Padasuka
Matahukum: Bubarkan KPK, Iklim Hukum Indonesia Tak Sehat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 02:14 WIB

Kecaman Anton Suratto Terhadap Pengesahan Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina

Jumat, 3 April 2026 - 00:16 WIB

Kejati Sulteng Tandatangani Pakta Integritas, Targetkan Pemerintahan Bersih

Kamis, 2 April 2026 - 23:49 WIB

Gong Salaka! Dirgahayu Pandeglang ke 152, Pesan Semangat dari Anggota DPR RI Arif Rahman

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:18 WIB

Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kapolda Banten Terima Penghargaan dari Gubernur

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru