Catatan Keras dari Jantung Patung Tani, 1 Mei 2026

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Keras dari Jantung Patung Tani, 1 Mei 2026

i

Catatan Keras dari Jantung Patung Tani, 1 Mei 2026

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 di kawasan Patung Tani diwarnai dengan kritik keras terhadap dinamika gerakan buruh yang dinilai mengalami kemunduran.

Dalam refleksi yang disampaikan, Patung Tani disebut bukan sekadar lokasi seremoni, melainkan simbol perjuangan yang harus terus dijaga. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya pergeseran sikap sebagian kelompok gerakan yang dinilai menjauh dari pusat aksi, khususnya di sekitar Patung Kuda hingga Istana Negara.

Sterilisasi kawasan tersebut oleh aparat, seiring dengan penyelenggaraan kegiatan di Monas, disebut turut memengaruhi arah gerakan. Sejumlah pihak menilai, kondisi ini mendorong sebagian kelompok menjadi lebih kompromistis dan mengikuti skenario yang dianggap membatasi ruang kritik.

Fenomena ini disebut sebagai “arus balik” yang berpotensi melemahkan semangat perjuangan buruh. Pergeseran dari ruang aksi utama dinilai berdampak pada menurunnya kekuatan pengorganisasian yang selama ini dibangun melalui proses panjang dan penuh pengorbanan.

Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI), dalam momentum tahun perdananya, menegaskan pentingnya mempertahankan posisi di titik-titik strategis, khususnya di depan pusat kekuasaan. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk konsistensi dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

Selain itu, tuntutan “sama merek, sama kerja, dan sama upah” kembali ditegaskan sebagai upaya menghapus kesenjangan dan praktik eksploitasi yang membedakan buruh dalam berbagai lapisan.

Peringatan May Day tahun ini menjadi pengingat bahwa ruang perjuangan tidak boleh ditinggalkan. Para buruh diimbau tetap solid, mempertahankan posisi, dan terus memperjuangkan hak-hak mereka.

“Bersatu, bertahan, dan merebut kembali ruang perlawanan,” menjadi pesan yang mengemuka dalam peringatan Hari Buruh 2026.

Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Memberi Makan Hewan Ternak Dapat Meminimalisir Ketergantungan Anak pada HP
Pasal 33 UUD 1945: Fondasi Ekonomi Indonesia atau Demagogi Borjuasi?
Menakar Kepastian Hukum Investasi: Urgensi Rekonstruksi Eksekusi Putusan Arbitrase Asing dalam Sengketa Pertambangan PT ARA
Ketika Pertamax Naik, Buruh dan Ojol yang Pertama Kali Merasakan Sakitnya
Di Balik Gejolak Ekonomi: Kenyataan atau Perang Persepsi
Krisis Berulang, Buruh Terus Menanggung Beban
Menata Ulang Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial
Buruh Tidak Memakai Dolar, Tetapi Menanggung Seluruh Dampaknya
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:43 WIB

Memberi Makan Hewan Ternak Dapat Meminimalisir Ketergantungan Anak pada HP

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:48 WIB

Pasal 33 UUD 1945: Fondasi Ekonomi Indonesia atau Demagogi Borjuasi?

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Menakar Kepastian Hukum Investasi: Urgensi Rekonstruksi Eksekusi Putusan Arbitrase Asing dalam Sengketa Pertambangan PT ARA

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Ketika Pertamax Naik, Buruh dan Ojol yang Pertama Kali Merasakan Sakitnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIB

Di Balik Gejolak Ekonomi: Kenyataan atau Perang Persepsi

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB