SMK PGRI Rangkasbitung Gelar Simulasi ANBK Agar Peserta Didik Memiliki Keahlian Mengoprasikan Komputer

SMK PGRI Rangkasbitung Gelar Simulasi ANBK Agar Peserta Didik Memiliki Keahlian Mengoprasikan Komputer
Keterangan poto : Suasana kegiatan simulasi ANBK peserta didik SMK Rangkasbitung yang di gelar selama dua hari, (dok khusus)
Ikuti kami di Google News

 

TERASMEDIA.CO LEBAK – Untuk menghadapi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Nasional Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Rangkasbitung, membuka kegiatan Simulasi bagi seluruh peserta didik kelas XI dari semua jurusan yang ada di SMK Rangkasbitung. Kegiatan simulasi ANBK tersebut di selenggarakan selama dua (2) hari, dari tanggal 30 sampai 31 Juli 2025 yang bertempat di ruang Leb Komputer dan di buka langsung olek Kepala Sekolah, Dini Hipdiani, M. Pd, pada 30/2025

 

Bacaan Lainnya

Saat di konfitmasi awak media, Dini Hipdiani, mengatakan, jika kegiatan simulasi tersebut adalah kegiatan rutin yang selalu di laksanakan di Sekolah, demi meningkatkan kemampuan Anak didik dalam mengoprasikan komputer karena sebentar pagi akan menghadapi ANBK utama

 

“Saat ini kami sedang melaksanakan simulasi ANBK selama dua hari, yang di ikuti oleh kelas XI dari semua jurusan yang ada di SMK PGRI Rangkasbitung. Kegiatan simulasi ini bertujuan untuk memgasah kemampuan peserta didik dalam mengoprasikan komputer, sehingga di harapkan ketika nanti mengikuti ANBK utama, mereka ( Peserta Didik ) sudah tidak canggung lagi,”Ujat Dini

 

Lebih lanjut Dini Hipdiani, mengatakan, selain itu juga, kegiatan Simulasi ANBK ini juga sebagai bentuk pembelajaran baku bagi semua peserta didik yang ada di SMK Rangkasbitung, setiap harinya dan selalu mendapat bimbingan komputer dari Guru yang berpengalaman,”Tandesnya

 

Dini Hipdiani, menambahkan, dengan di adakannya kegiatan simulasi ini, pesan saya kepada Anak – anak, agar mampu memanfaatkan dengan sebaik – baiknya, dan saya menghimbau kepada Anak – anak agar fokus belajar ketika memasuki jam Sekolah atau jam pelajaran, dan jangan ada yang keluar dari lingkungan Sekolah kecuali darurat, dan itupun harus sepengatahuan Guru,”pungkasnya

 

Lap : Rai Kusbini

Pos terkait