King Naga Angkat Bicara Terkait Adanya Guru di SMPN 1 Gunungkencana yang Diduga Sering Tak Laksanakan Tuga Mengajar

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Terkait adanya salah satu Guru di SMP Negeri 1 Gunungkencana yang diduga sering tidak melaksanakan kewajibannya sebagai tenaga pengajar di kelas, dan bahkan diduga sudah berlangsung bertahun – tahun, membuat Ade Surnaga, atau yang biasa disapa King Naga, selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indinesia ( GMBI ) Distrik Lebak angkat bicara. Menurut dirinya hal itu tidak bisa dibenarkan, karena Guru di gajih oleh uang rakyat ( Negara/Red) dan itu harus bisa di kategorikan korupsi. Ungkap King Naga, saat di temui di kantornya pada 9/2/2026

Diduga Oknum Guru SMPN 1 Gunungkencana Sudah Bertahun - Tahun Tidak Laksanakan Mengajar di Kelas Tapi Teriama Gajih
Keterangan poto : SMPN 1 Gunungkencana kabupaten Lebak

“Jika memang ada guru atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak melaksanakan tugasnya dengan di sengaja maka tentu iti sebuah pelanggaran berat, dan bisa dikategorikan korupsi,”Ujarnya

Masih kata, King Naga.Apalagi itu dilakukan bertahun – tahun, sedangkan tentu gajihnya masih terus diambil setiap bulannya. Nah tentu itu menjadi pertanyaan besar. Dan jika memang itu terjadi, saya mendesak kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak agar secepatnya mengambil tindakan,

Masih kata King Naga, dan pihak Dinas harus ssgera memanggil Kepala Sekolahnya, karen ini sungguh ironis, masa ada Guru di Sekolah jarang melaksanakan tugas nya, dan Kepala sekolah diam saja, kan Kepala Sekolah sebagi pimpinannya, jadi menurut saya ini harus di audit sekolah tersebut, jangan jangan – jangan ada main mata antara si Guru tersebut dengan Kepala Sekolah,”Pungkas Ade Surnaga yang biasa di sapa king naga

Sementara itu, Dodi Irawan, ST., M.Si. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, saat di konfirmasi terkait hal tersebut, melalui sabungan Whatsappnya mengatakan

” Haturnuhun (Terimakasih ) informasinya, kita croscek dan evaluasi apabila benar. Atuh lain tanya ka kepsek ( Kenapa ga ditanya ) apa tindakan kepsek sebagai pimpinan langsung.”Ujarnya

Masih kata, Dodi, Kunanon teu ngalaporkeun ka dinas ( Kenapa ga di laporin ke Dinas ),”Pungkasnya

Penulis : Rai Kusbini

Editor   : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Smata Institute Bedah Buku “Paradoks Desentralisasi”
Enam Siswa Paket B PKBM Sabakingkin Ikuti Tes Kemampuan Akademik
268 Siswa Kelas IX SMPN 5 Rangkasbitung Ikuti Tes Kemampuan Akademik
Kabid Diksus Dindikbud Banten Buka Langsung FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026
381 Siswa Kelas IX SMPN 1 Warunggunung Ikuti TKA, Pengganti Ujian Nasional
SMPN 1 Curugbitung Laksanakan Tes Kemampuan Akademik
Sinergi Astra Perkuat Fasilitas Pendidikan di Lebak
Dies Natalis Universitas Budi Luhur ke-47, Pengamat Pertahanan Ucapkan Selamat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:04 WIB

Smata Institute Bedah Buku “Paradoks Desentralisasi”

Sabtu, 11 April 2026 - 13:07 WIB

Enam Siswa Paket B PKBM Sabakingkin Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Jumat, 10 April 2026 - 21:05 WIB

268 Siswa Kelas IX SMPN 5 Rangkasbitung Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Kamis, 9 April 2026 - 18:44 WIB

Kabid Diksus Dindikbud Banten Buka Langsung FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026

Rabu, 8 April 2026 - 15:35 WIB

381 Siswa Kelas IX SMPN 1 Warunggunung Ikuti TKA, Pengganti Ujian Nasional

Berita Terbaru

Keterangan foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Senin (13/4/2026)

Headline

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:30 WIB