TERASMEDIA.CO LEBAK – Terkait adanya salah satu Guru di SMP Negeri 1 Gunungkencana yang diduga sering tidak melaksanakan kewajibannya sebagai tenaga pengajar di kelas, dan bahkan diduga sudah berlangsung bertahun – tahun, membuat Ade Surnaga, atau yang biasa disapa King Naga, selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indinesia ( GMBI ) Distrik Lebak angkat bicara. Menurut dirinya hal itu tidak bisa dibenarkan, karena Guru di gajih oleh uang rakyat ( Negara/Red) dan itu harus bisa di kategorikan korupsi. Ungkap King Naga, saat di temui di kantornya pada 9/2/2026

“Jika memang ada guru atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak melaksanakan tugasnya dengan di sengaja maka tentu iti sebuah pelanggaran berat, dan bisa dikategorikan korupsi,”Ujarnya
Masih kata, King Naga.Apalagi itu dilakukan bertahun – tahun, sedangkan tentu gajihnya masih terus diambil setiap bulannya. Nah tentu itu menjadi pertanyaan besar. Dan jika memang itu terjadi, saya mendesak kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak agar secepatnya mengambil tindakan,
Masih kata King Naga, dan pihak Dinas harus ssgera memanggil Kepala Sekolahnya, karen ini sungguh ironis, masa ada Guru di Sekolah jarang melaksanakan tugas nya, dan Kepala sekolah diam saja, kan Kepala Sekolah sebagi pimpinannya, jadi menurut saya ini harus di audit sekolah tersebut, jangan jangan – jangan ada main mata antara si Guru tersebut dengan Kepala Sekolah,”Pungkas Ade Surnaga yang biasa di sapa king naga
Sementara itu, Dodi Irawan, ST., M.Si. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, saat di konfirmasi terkait hal tersebut, melalui sabungan Whatsappnya mengatakan
” Haturnuhun (Terimakasih ) informasinya, kita croscek dan evaluasi apabila benar. Atuh lain tanya ka kepsek ( Kenapa ga ditanya ) apa tindakan kepsek sebagai pimpinan langsung.”Ujarnya
Masih kata, Dodi, Kunanon teu ngalaporkeun ka dinas ( Kenapa ga di laporin ke Dinas ),”Pungkasnya
Penulis : Rai Kusbini
Editor : Red












