Jaringan Merah Putih 08 Serukan Rekonsiliasi Kebangsaan Pasca Pilpres, Poltak Hormati Pilihan Rakyat

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 9 Maret 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua umum relawan Jaringan Merah Putih 08 Poltak Agustinus Sinaga, Sabtu (9/3/2024)

i

Keterangan foto : Ketua umum relawan Jaringan Merah Putih 08 Poltak Agustinus Sinaga, Sabtu (9/3/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua umum relawan Jaringan Merah Putih 08 Poltak Agustinus Sinaga mengajak masyarakat untuk kembali memperkuat persatuan nasional usai Pilpres 2024.

Poltak menilai perbedaan pendapat yang terjadi di masyarakat sebelum 14 Februari 2024 adalah hal yang wajar.

“Beda pilihan dan pendapat soal siapa yang layak memegang mandat kepemimpinan nasional di masyarakat adalah hal yang wajar, namun setelah pencoblosan perbedaan tersebut jangan sampai mengoyak persaudaraan dan persatuan nasional kita sebagai bangsa” ungkap Poltak pada haloyouth.pikiran-rakyat.com Sabtu, 9 maret 2024.

Selain itu, mantan ketua PBHI tersebut juga mengajak semua elemen kekuatan politik nasional untuk menghormati proses politik yang sedang berlangsung secara demokratis dan menghormati suara rakyat yang sudah memilih di pemilu.

“perbedaan pendapat dan pilihan politik ditingkat elit jangan sampai merembes dimasyarakat yang memperbesar sekat perbedaan, mari kita hormati pilihan rakyat yang telah memberikan suaranya saat pemilu lalu” tambah Poltak.

Poltak mengimbau agar semua pihak yang berkepentingan dalam proses politik 2024 untuk menunggu hasil real count KPU RI.

Disisi lain Poltak juga meminta dengan tegas, KPU RI dan Bawaslu RI konsisten mengawal suara rakyat agar terhindar dari pelanggaran.

“saya menghimbau semua pihak menunggu hasil real count KPU RI dan meminta Bawaslu konsisten mengawal suara rakyat supaya terhindar dari pelanggaran yang bisa mencederai kepercayaan publik” tegas Poltak.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru