Waketum Golkar Curhat, Gerak 08: Prabowo Segera Copot Menteri Perusak Citra Presiden, Termasuk Bahlil

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Bahlil Lahadalia di pojok kota Beredar.

i

Gambar Bahlil Lahadalia di pojok kota Beredar.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta- Pernyataan Wakil Ketua Umum partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar yang mengatakan bahwa kebijakan Bahlil Lahadalia merupakan perintah presiden Prabowo Subianto dan ada Pihak tidak suka Bahlil Lahadalia mendapat tanggapan dari Ketua umum Relawan Prabowo Gerak 08, Revitriyoso Husodo.

Revitriyoso Husodo mengatakan bahwa ramai-ramai loyalis bahlil menyembut kebijakan Bahlil Lahadalia merupakan perintah presiden Prabowo jelas menunjukkan partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil memiliki agenda tertentu terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Ini merupakan upaya cuci tangan dan bukti loyalis Bahlil sedang mengadakan perlawanan atas kesalahan Ketua Umum mereka yang mengambil kebijakan tidak Pro-rakyat bahkan menyengsarakan rakyat sehingga mengakibatkan korban jiwa di Jakarta pada Sabtu 8 Februari 2025.

Pembelaan tersebut jelas merupakan bentuk kepanikan loyalis Bahlil di partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia atas kebijakanna yang tidak Pro-rakyat sehingga mendapat beragam tanggapan di masyarakat”, kata Revitriyoso.

Menurutnya, jelas yang tidak suka kepada Bahlil Lahadalia Menteri ESDM Republik Indonesia tersebut adalah rakyat Indonesia, karena kebijakan yang mencekik rakyat, terbukti di kota Tanggerang seorang warga yang menunjuk-nunjuk Bahlil Lahadalia saat kunjungan di kota Tangerang itu bukti nyata bahwa rakyat lah yang tidak suka atas kebijakan Bahlil Lahadalia.

“Jadi sekarang jangan mencari-cari kesalahan apalagi kesalahan itu dilimpahkan kepada presiden Prabowo.

Kami orgnisasi relawan Prabowo Subianto, Gerak 08 yang berbasiskan massa pelaku UMKM, buruh migran dan petani siap pasang badan untuk menjaga dan mengamankan program Pemerintahan Prabowo.

Jika ada pihak-pihak yang memiliki niat jahat akan berhadapan dengan kami. Saya sih menyarankan kepada presiden Prabowo Subianto, Agara segera copot Bahlil Lahadalia karena sudah terlihat tidak memiliki niat baik bahkan memiliki agenda tertentu”, dikatakan Revitriyoso Husodo ketua umum Gerak 08.

“Jangan lama-lama Copot langsung sebelum membuat gaduh kembali. Keinginan Bahlil Lahadalia untuk dicopot dari jabatannya itu merupakan keinginan rakyat Indonesia kami mendapat keluhan dari akar rumput termasuk dari jaingan kami, jadi jelas yang tidak suka itu rakyat”, lanjutnya.

Sebelumnya, wakil ketua umum partai Golkar Ahmad Doli Kurnia memberikan komentar terkait kisruhnya Gas 3kg dengan mengatakan bahwa kebijakan tersebut atas perintah presiden dan ada yang tidak suka terhadap Bahlil Lahadalia.

“Semua menteri-menteri, bukan hanya menteri dari Golkar, saya rasa tidak ada kebijakannya yang tidak sepengetahuan Presiden. Tidak mungkin. Tidak mungkin ada menteri yang berani-beranian atau yang mengarang-ngarang kebijakan itu tanpa ada koordinasi atau instruksi dari Presiden,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Februari 2025.

Selain itu, ketua umum Angkatan Muda partai Golkar (AMPG) Sa’id Al Idrus mengatakan ada pihak-pihak yang tidak suka terhadap ketua umum partai Golkar Bahlil Lahadalia, “Bagi yang tidak senang, mungkin banyak isu-isu yang dimainkan,” kata Said usai acara di acara Launching Pembersihan 444.000 Rumah Ibadah & Pembagian 5.000 Makanan Bergizi Gratis di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025).

Dalam penutupnya Revitriyoso Husodo ketua umum Gerak 08 mengatakan jelas terlihat Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia memiliki agenda terselubung di kabinet Prabowo Subianto. Ia berharap Presiden Prabowo berhati-hati dan segera melakukan evaluasi atau terapkan wajib copot terhadap pembantu-pembantunya yang tidak sejalan, bahkan memiliki agenda terselubung, tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SOKSI Hidupkan Kembali Program P2KB untuk Perkuat Kaderisasi Jelang Pemilu 2029
Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT
52 Penerbangan Terdampak Gangguan Sinyal, DPR: Bahaya Fatal Ancam Keselamatan
Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas
Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah
Ngerih Bener, PAN Banten Bidik Tiga Besar Pemilu 2029
Arif Rahman: Konsolidasi Kunci Kesiapan NasDem Hadapi Dinamika Politik
Sari Yuliati Serahkan PIP di Mataram: Semua Anak Berhak Masa Depan Cerah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:39 WIB

SOKSI Hidupkan Kembali Program P2KB untuk Perkuat Kaderisasi Jelang Pemilu 2029

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:26 WIB

52 Penerbangan Terdampak Gangguan Sinyal, DPR: Bahaya Fatal Ancam Keselamatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:30 WIB

Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:16 WIB

Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah

Berita Terbaru

Keterangan foto : Gedung KPK, Jumat (14/4/2023)

Hukum dan Kriminal

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB