Kejari Kota Malang Kunjungi Keturunan Empu Gandring, Begini Ceritanya

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 15 April 2023 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kepala Seki Intelijen Kejari Kota Malang saat mengunjungi keturunan Empu Gandring, Jumat (15/4/2023)

i

Keterangan foto : Kepala Seki Intelijen Kejari Kota Malang saat mengunjungi keturunan Empu Gandring, Jumat (15/4/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Malang – Pelestarian budaya merupakan tugas penting yang harus dilakukan oleh semua anggota masyarakat, termasuk pemerintah. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Malang Eko Budisusanto mengambil sikap proaktif dalam menjaga warisan budaya negara dengan bersilaturahmi pada budayawan seperti KRT. Mpu Arum Fanani Notopuro.

Empu Fanani merupakan salah satu pengrajin keris yang berasal dari keturunan Empu Gandring. Empu Fanani adalah pegrajin keris satu-satunya yang tersisa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dia memiliki keahlian dalam membuat dan mengasah keris yang sudah diwariskan dari nenek moyangnya.

Keris buatannya banyak diminati oleh kolektor keris maupun oleh penggemar seni tradisional. Karya-karyanya dipuji oleh banyak orang karena memiliki nilai seni yang tinggi serta keindahan yang memukau.

Keris buatan Empu Fanani memiliki kualitas yang sangat baik. Hal ini disebabkan oleh bahan baku yang digunakannya, yaitu besi dan baja yang dipilih dengan teliti serta diolah sesuai dengan teknik yang dikuasainya.

Selain itu, ia juga menambahkan beberapa aksesoris pada keris yang dibuatnya sehingga kerisnya menjadi semakin menarik.

Empu Fanani juga memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pelestarian budaya keris. Ia berusaha untuk memperkenalkan budaya keris kepada masyarakat luas melalui seminar dan workshop yang ia gelar.

Empu Fanani berharap agar karya-karyanya dapat menjadi inspirasi bagi para pengrajin keris muda dan membantu melestarikan warisan budaya Indonesia.

Dengan keahlian yang dimilikinya, Empu Fanani menjaga agar keturunan Empu Gandring tetap relevan di masa sekarang. Ia terus mengasah kemampuannya agar tetap bisa menghasilkan karya-karya keris yang berkualitas tinggi dan menjadi ciri khas dari keris buatan Empu Gandring. Karya-karyanya yang memiliki nilai seni tinggi dan keindahan yang memukau menjadi bukti kepiawaiannya dalam mengolah keris.

Pada kesempatan ini, Empu Fanani mengajarkan Kasi Intel tentang dasar-dasar menempa keris, seperti memilih bahan dasar, memanaskan api, dan memukul bahan dasar dengan palu di atas tungku api. Selain itu, Empu Fanani juga menjelaskan bahwa menempa keris memerlukan keahlian yang tinggi dan konsentrasi yang kuat.

“Menempa keris untuk yang pertama kalinya bersama Empu Fanani meninggalkan kesan mendalam bagi Kasi Intel. Selain belajar tentang keris juga mengembangkan rasa cinta dan rasa hormat terhadap senjata tradisional Indonesia. Pengalaman yang diperoleh ini juga mengajarkan tentang pentingnya kesabaran, ketelitian, dan keberanian dalam menghadapi tantangan,” ucap Empu Fanani, Sabtu (15/4/2023)

Dalam silaturahminya, Kasi Intel Kejari Kota Malang memiliki tujuan untuk menjaga nilai-nilai tradisional, kebiasaan, dan praktik untuk generasi mendatang. Hal tersebut juga dalam rangka menjaga keindahan dan keunikan kelompok etnis yang beragam di negara ini, serta sebagai upaya yang dilakukan untuk memastikan identitas budaya tetap hidup dan sehat di dunia modern.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kawah Putih Ciwidey, Destinasi Wisata yang Wajib Diabadikan Melalui Media Sosial
Sembilan Wisata Religi Banyak Dikunjungi Penziarah di Banten
Puisi ‘Meditasi Batu’ Karya Pulo Lasman Simanjuntak Cocok Untuk Lirik Lagu, Tipografinya Sederhana dan Rapi
Warga Majene Desak Ketua Pengadilan Tinggi TUN Makassar Awasi Perkara Bungadia
Ketum BBP Geram : Minta APH Tanggap Jika Ada Dugaan Pungutan PTSL di Kabupaten Lebak di Luar SK Menteri
Waduh : Baru Pengajuan Pra Pembuatan Sertifikat PTSL Desa Binong di Duga Panitia Sudah Pungut Biaya 250 Ribu
Jadi Polemik di Teluk Naga, Kejari Kabupaten Tangerang Diminta Usut Dugaan Pungli PTSL
MataHukum Usulkan PT Timah Gugat Para Terdakwa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:43 WIB

Kawah Putih Ciwidey, Destinasi Wisata yang Wajib Diabadikan Melalui Media Sosial

Jumat, 11 April 2025 - 21:19 WIB

Sembilan Wisata Religi Banyak Dikunjungi Penziarah di Banten

Sabtu, 1 Maret 2025 - 09:00 WIB

Puisi ‘Meditasi Batu’ Karya Pulo Lasman Simanjuntak Cocok Untuk Lirik Lagu, Tipografinya Sederhana dan Rapi

Kamis, 23 Januari 2025 - 15:22 WIB

Warga Majene Desak Ketua Pengadilan Tinggi TUN Makassar Awasi Perkara Bungadia

Kamis, 16 Januari 2025 - 14:28 WIB

Ketum BBP Geram : Minta APH Tanggap Jika Ada Dugaan Pungutan PTSL di Kabupaten Lebak di Luar SK Menteri

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB