DPRD Kutuk Keras Dugaan Perilaku Menyimpang Oknum KPU Lebak Selingkuh dengan Isteri Orang

Teras Media

- Penulis

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera memberhentikan 23 orang anggota Panwascam, Selasa (10/10/2023)

i

Keterangan foto : Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera memberhentikan 23 orang anggota Panwascam, Selasa (10/10/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Oknum Komisioner KPU Lebak berinisial DW belakangan ini sempat viral lantaran diduga selingkuh dengan istri orang lain. Na’asnya perempuan tersebut juga dikabarkan masih anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kecamatan Cibadak.

Hal tersebut mendapat kecaman dari Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, Selasa (11/6/2024). Menurut Musa, pihaknya akan melaporkan kejadian yang memalukan tersebut terhadap Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP-red).

“Perilaku yang dilakukan oleh oknum anggota Komisioner KPU Lebak yang diduga melakukan perselingkuhan sangat mencoreng penyelenggara Pemilu. Saya siap laporkan oknum Komisioner KPU Lebak ke DKPP RI seandainya suami korban mau menjadi saksi terkait peristiwa memalukan ini,” Kata Anggota DPRD Kabupaten Lebak Musa Weliansyah, Selasa (11/6/2024)

Lebih lanjut, politisi dari partai berlambang ka’bah tersebut juga mengutuk keras tentang prilaku yang menyimpang dari oknum anggota Komisioner KPU Lebak. Kata Musa, pihaknya telah mengkonfirmasi ketua KPU Lebak bahwa dalam waktu kejadian tidak ada agenda resmi dari KPU.

“Saya sudah tanyakan kepada Ketua KPU Lebak bahwa waktu kejadian terjadinya penggerebekan oleh suami dari istri yang diduga selingkuh tidak ada egenda resmi dari KPU. Bahkan berdasarkan informasi tidak ada izin dari suaminya, ini jelas memalukan, ” tegas Politisi lantang tersebut.

Dikatakan Musa, pihaknya bersedia mendampingi pihak suami korban yang istrinya diselingkugi oleh oknum KPU Lebak ke Polisi. Kata Musa, KPU RI harus memberikan catatan dan teguran keras kepada oknum KPU Lebak seandainya kejadian tersebut benar.

“Tentu KPU RI harus mencopot dan mengevaluasi kinerja yang diduga menyimpang dari oknum KPU Lebak karena selingkuh. Saya siap pasang badan mengawal mengawal kasus ini sampai tuntas, ” tutur Musa menjelaskan.

Sebelumnya beredar di media sosial tentang adanya oknum Komisioner KPU Lebak yang diduga melakukan perselingkuhan dengan seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Cibadak. Oknum Anggota Komisoner KPU Lebak berinisial DW diduga selingkuh dengan Isteri orang lain.

Informasi diperoleh, DW dan Oknum PPS yang sudah bersuami itu, saat dicegat oleh suami dari PPS tersebut, DW mengaku sedang nge-GRAB. Kejadian tersebut dipergoki suami dari Oknum anggota PPS, pada Jumat malam Sabtu (7 Juni 2024) lalu.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, awak media masih mencoba untuk mengkonfirmasi pihak DW yang diduga melakukan perselingkuhan dengan isteri orang lain.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB