Gerak 08 Banten Ingatkan Masyarakat untuk Tidak Pilih Pemimpin Berlatar Korupsi

Teras Media

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur dan wakil gubernur Banten Andra Soni berpasangan Dimyati Natakusumah dan Airin Rachmi Diany berpasangan dengan Ade Sumardi saat pengundian nomor urut KPU Banten.

i

Calon Gubernur dan wakil gubernur Banten Andra Soni berpasangan Dimyati Natakusumah dan Airin Rachmi Diany berpasangan dengan Ade Sumardi saat pengundian nomor urut KPU Banten.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten – Ketua Gerakan ekonomi kreatif (Gerak) 08 Banten Mohamad Rohim, mengajak masyarakat untuk cermat dan bijak dalam memilih pemimpin pada Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.

Rohim,menegaskan pentingnya memilih calon pemimpin yang bersih dari kasus hukum dan memiliki kebijakan yang pro-rakyat atau bukan keluarga mantan narapidana korupsi.

“Masyarakat harus belajar dari pengalaman sebelumnya. Jangan memilih pemimpin yang membawa beban bagi Banten, apalagi berpihak pada koruptor” ungkapnya, Senin (18/11).

Rohim, yang juga penggiat lingkungan mata tunas 17 , menyoroti sejumlah kebijakan sebelumnya yang dinilainya tidak berpihak pada masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah susahnya lapangan kerja, sulitnya pelayanan rumah sakit, jalan rusak, kemiskinan bertahun-tahun di Banten, pengurusan surat-surat dan izin-izin, yang menurutnya semakin membebani ekonomi warga.

“Pemimpin ideal adalah yang mampu merumuskan kebijakan yang meringankan beban masyarakat, bukan sebaliknya,” ungkapnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mengulang kesalahan dengan memilih calon pemimpin yang tidak memprioritaskan kepentingan rakyat kecil.

Menurutnya, rekam jejak dan integritas calon pemimpin harus menjadi perhatian utama dalam menentukan pilihan.

“Integritas seorang pemimpin adalah modal penting untuk memastikan kota ini maju dan masyarakatnya sejahtera,” tegasnya.

Selain itu, Rohim mengingatkan masyarakat untuk menolak praktik politik uang yang sering muncul menjelang pemilu.

“Politik uang hanya akan merusak kualitas pemerintahan dan menciptakan pemimpin yang tidak amanah. Politik uang hanya akan memperburuk kondisi pemerintahan. Mari kita bersama-sama memilih pemimpin yang jujur dan amanah.

Gerakan ekonomi kreatif atau sering disebut Gerak 08 Banten, mengajak masyarakat untuk memiliki pemimpin yang berpihak kepada kemajuan rakyat kecil bukan pemimpin yang berpihak kepada pengusaha dan golongannya yang memperkaya diri sendiri dan golongannya, tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot
Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM
Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba
Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?
Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global
Kronologi Lengkap: Dari Musibah Ambruk Hingga Dugaan Perampasan Hak
Dari 4 ke 7 Kursi, PKB Lebak Tancap Gas di Muscab 2026
David Pajung: Ajakan Syaiful Muzani Menjatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:34 WIB

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot

Kamis, 9 April 2026 - 10:51 WIB

Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM

Rabu, 8 April 2026 - 20:51 WIB

Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba

Selasa, 7 April 2026 - 23:43 WIB

Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?

Selasa, 7 April 2026 - 19:37 WIB

Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB