Kok Bisa , Rhoma Irama Memilih Pakai Baju PPP Ketimbang Golkar 

Teras Media

- Penulis

Senin, 12 Desember 2022 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Raja Dangdut Rhoma Irama menerima kunjungan pengurus DPP Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) dan pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ka’bah (PP GPK) di Soneta Record, Depok, Selasa (7/12/2022) sore. Rhoma Irama menyambut hangat kunjungan silaturahmi.

Pelaksana tugas (plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dalam pertemuan di kediaman Sang Raja Dangdut itu didampingi oleh Waketum Ermalena, Ketua DPP Andi Surya Wijaya, Hilman Metareum, Qonita Lutfia, Wasekjen Choirun Nisa, Wabendum Lukman Yani, Ketua DPW PPP Banten Subadri Ushuludin, Bendahara DPW PPP Banten Rully Fauzi, dan Stafsus Plt Ketum PPP Arya Permana Graha.

Sementara dari GPK yang merupakan badan otonom partai berlambang kakbah tersebut hadir Ketua Umum PP GPK Imam Fauzan, Sekretaris Jenderal M. Thobahul Aftoni beserta jajaran pengurus PP GPK, dan Kader GPK DKI Jakarta. Mardiono dalam pertemuan itu sempat melantunkan lagu Rhoma Irama berjudul Perjuangan dan Doa.

“Berjuang… berjuang… berjuang sekuat tenaga, tapi janganlah lupa perjuangan harus disertai doa,” lantun Mardiono menirukan gaya dari Sang Raja Dangdut yang disambut dengan senyum dan tepuk tangan semua yang hadir.

Momentum kedekatan emosional Rhoma Irama dengan PPP juga diperjelas saat PP GPK menyematkan baju kebesaran GPK sekaligus menyerahkan kenang-kenangan berupa dokumentasi saat Sang Raja Dangdut melakukan safari politik bersama PPP dan GPK pada 1982.

“Kenang-kenangan tersebut sebagai tanda ungkapan betapa rindunya kader GPK kepada Sang Legendaris. Seperti lagu yang dinyanyikan oleh Bang Haji Rhoma Irama, Oh.. tiada terkira, rindu segala gala galanya,” ungkap Sekjen GPK Aftoni dengan wajah penuh semangat.

Aftoni menjelaskan, silaturahmi kepada Rhoma Irama yang merupakan senior di PPP tentunya dapat memberikan imun positif dan semangat baru kepada kader PPP milenial dalam berjuang serta bekerja elektoral dalam rangka mengembalikan kejayaan PPP di 2024. Selanjutnya, Rhoma Irama dalam kesempatan silaturahmi tersebut menyampaikan pesan kepada pengurus PPP dan GPK agar terus berjuang dengan mengedepankan iman dan takwa serta ahlaqul karimah, sambil memakai baju kebesaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sebelumnya Raja dangdut tersebut pernah bersambang ke DPP Partai Golkar.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot
Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM
Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba
Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?
Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global
Kronologi Lengkap: Dari Musibah Ambruk Hingga Dugaan Perampasan Hak
Dari 4 ke 7 Kursi, PKB Lebak Tancap Gas di Muscab 2026
David Pajung: Ajakan Syaiful Muzani Menjatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:34 WIB

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot

Kamis, 9 April 2026 - 10:51 WIB

Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM

Rabu, 8 April 2026 - 20:51 WIB

Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba

Selasa, 7 April 2026 - 23:43 WIB

Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?

Selasa, 7 April 2026 - 19:37 WIB

Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB