Peduli Tragedi Ledakan di SMA 72, Atlit Bulutangkis Sheila Maharani Putri Dilarang Masuk

Teras Media

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Atlit Bulutangkis Nasional Mandiri Sheila Maharani Putri saat mengujungi SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/11/2025)

i

Keterangan foto : Atlit Bulutangkis Nasional Mandiri Sheila Maharani Putri saat mengujungi SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/11/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Peristiwa ledakan bom di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyebabkan setidaknya 96 orang luka-luka yang sebagian besar adalah siswa sekolah tersebut, termasuk terduga pelaku yang berusia 17 tahun turut terluka dalam peristiwa ini dan harus menjalani operasi.

Pantaua di lokasi kejadian, puluhan wartawan dari berbagai media sudah berada di sekitaran lokasi dan tidak diperbolehkan untuk masuk. Sementara itu, petugas dari kepolisian dan TNI AL sedang berjaga persis di depan pintu gerbang SMAN 72 Kelapa Gading sambil melakukan pemeriksaan.

Sekedar informasi, ledakan ini terjadi pada siang hari tanggal 7 November 2025, saat sedang berlangsungnya salat Jumat sekitar pukul 12.15 WIB, melukai siswa sekolah yang termasuk Gen-Z itu, menimbulkan reaksi berbagai pihak, termasuk Atlit Bulutangkis Nasional Mandiri Sheila Maharani Putri.

Kepedulian Sheila yang datang ke lokasi harus kandas karena ditolak oleh petugas yang berjaga. Padahal niat baik Sheila masuk menemui pihak sekolah untuk belasungkawa dan memberikan motivasi semngat kepada para siswa-siswi.

Kunjungan Sheila bersama Tim Atlit harus berakhir hanya di luar pintu gerbang Senin (10/11/2025). Sebagai Atlit Bulutangkis Nasional yang selama ini berjuang mandiri, harus puas terhadap penolakan tersebut.

“Kunjungan merupakan bentuk kepedulian terhadap siswa pelajar SMA yang termasuk dalam Generasi Z” ujar Sheila kepada awak media yang berada di sekitaran SMAN 72 Kepala Gading Jakarta Utara.

Sheila menceritakan bahwa, kedatangan dia, tujuanya hanya ingin bertemu langsung dengan pihak sekolah. Menurut Sheila, sebagai bagian dari Gen-z, ia ingin mengetahui langsung tragedi ledakan di SMA 72 Jakarta.

“Karena merasa ada janggal adanya informasi dan berita berbeda-beda yang tersebar seperti di media sosial. Harapanya ke depan untuk keterbukaan publik lebih diperhatikan, sehingga tidak menjadi kecurigaan terhadap peristiwa terjadinya ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading ini, ada apa? Orang yang peduli tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam,” ucap Sheila dengan sedikit menujukan wajah kekecewaan.

Sementara itu, Management Atlit, Syafrul mengatakan kecewa karena tidak diperbolehkan menemui kepala sekolah SMA 72 Jakut dalam rangka menanyakan lebih dalam peristiwa ledakan.

“Perlu adanya keterbukaan informasi bagi semua orang, utamanya Generasi Z seusia Sheila Maharani Putri.” Tandasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bongkar Masalah Haji 2026: Kuota, Hotel Penuh, hingga Jalan Pintas Ilegal
Pakar Hukum: Permenaker Alih Daya Bentuk Pembangkangan Putusan MK ​
Sasar Transaksi Rp100 Miliar, BPA Fair 2026 Langkah Modernisasi Aset Negara
Lindungi Santri, KH Maman Desak Pengawasan Ketat dan Hukuman Berat
Ombudsman Jakarta Raya Dukung Larangan Vape: Wadah Narkoba Cair Harus Dimusnahkan
Masyarakat Daerah Penghasil Gas Harus Ikut Menikmati Energi dari Tanahnya Sendiri
Kompor Rp13 Juta Per Unit, CBA: Apakah Fungsinya Memanaskan Anggaran
BKSDA Sultra Awasi Jalur Pelayaran Teluk Lasolo, Sejumlah Perusahaan Belum Miliki Izin
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bongkar Masalah Haji 2026: Kuota, Hotel Penuh, hingga Jalan Pintas Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Pakar Hukum: Permenaker Alih Daya Bentuk Pembangkangan Putusan MK ​

Senin, 11 Mei 2026 - 17:58 WIB

Sasar Transaksi Rp100 Miliar, BPA Fair 2026 Langkah Modernisasi Aset Negara

Senin, 11 Mei 2026 - 17:24 WIB

Lindungi Santri, KH Maman Desak Pengawasan Ketat dan Hukuman Berat

Senin, 11 Mei 2026 - 16:48 WIB

Ombudsman Jakarta Raya Dukung Larangan Vape: Wadah Narkoba Cair Harus Dimusnahkan

Berita Terbaru