Terasmedia.co Lebak – Harapan masyarakat Desa Cigoong Utara dan Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cikulur, yang selama bertahun-tahun menanti akses penghubung memadai, kini mulai menemukan titik terang. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi pembangunan jembatan gantung penghubung kedua desa yang menjadi aspirasi anggota DPR RI PKB Ahmad Fauzi, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC PKB Kabupaten Lebak, Acep Dimyati, yang selama ini dikenal aktif mengawal berbagai aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat.
Bagi masyarakat setempat, Acep Dimyati dinilai bukan sekadar pemimpin partai, tetapi sosok yang kerap hadir langsung di tengah warga untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
Pembangunan jembatan gantung tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat terus diperjuangkan agar tidak berhenti hanya sebagai usulan, tetapi benar-benar direalisasikan.
Dalam sambutannya, Acep Dimyati menegaskan bahwa pembangunan harus dapat dirasakan hingga pelosok desa.
“Jangan sampai masyarakat desa terus tertinggal hanya karena keterbatasan akses. Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung dua wilayah, tetapi juga penghubung harapan, masa depan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disambut antusias warga yang selama ini menantikan pembangunan akses penghubung antarwilayah tersebut.
Selama bertahun-tahun, masyarakat menghadapi berbagai kendala akibat terbatasnya akses transportasi, terutama saat musim hujan. Anak-anak sekolah harus menempuh perjalanan lebih jauh, petani kesulitan membawa hasil panen, dan mobilitas warga menjadi terhambat.
Usai kegiatan sosialisasi, Acep Dimyati bersama warga dan tokoh masyarakat turut meninjau langsung lokasi pembangunan jembatan.
Di tengah medan yang cukup sulit dilalui, peninjauan tersebut menjadi simbol kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakatnya. Tidak hanya menyampaikan gagasan dari atas panggung, tetapi juga hadir langsung melihat kondisi yang dirasakan warga sehari-hari.
Lokasi yang ditinjau itu nantinya akan menjadi titik berdirinya jembatan penghubung dua desa, yang diharapkan mampu membuka akses ekonomi, pendidikan, dan aktivitas masyarakat secara lebih baik.
Bagi warga Cigoong Utara dan Sumur Bandung, pembangunan jembatan tersebut menjadi harapan besar setelah penantian panjang. Sementara bagi Acep Dimyati, perjuangan pembangunan dinilai belum selesai selama masih ada kebutuhan masyarakat yang harus diperjuangkan.
Masyarakat pun berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga di kedua desa.












