Antusias Emak-emak Rela Antre di Pasar Murah Polda Lampung

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 7 Maret 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan emak-emak berkumpul di lapangan Mapolda Lampung rela mengantre mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog dan kebutuhan pokok murah lainnya, Kamis (7/3/2024).

i

Ratusan emak-emak berkumpul di lapangan Mapolda Lampung rela mengantre mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog dan kebutuhan pokok murah lainnya, Kamis (7/3/2024).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lampung – Ratusan emak-emak berkumpul di lapangan Mapolda Lampung rela mengantre mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog dan kebutuhan pokok murah lainnya, Kamis (7/3/2024).

Dalam kegiatan Pasar Murah Polda Lampung, ratusan masyarakat sudah mulai berkumpul meskipun kegiatan operasi pasar belum dibuka. Mereka menentang kupon rela berjejer disengat panasnya matahari.

Emak-emak beberapa di antaranya membawa anak tetap tegak berdiri sembari berharap bisa segera mendapatkan beras, telur, minyak, gula pasir, hingga tepung dengan harga miring.

Seperti diungkapkan Tika (38) mengatakan, sudah sejak pagi hari rela antre demi bisa mendapatkan beras dengan harga murah.

“Datang dari tadi pagi, yang penting bisa dapat beras, gula, minyak bahan-bahan pokok murah,” ucapnya

Diakui, kegiatan ini amat membantu keluarganya menyambut Bulan Suci Ramadan di tengah lonjakan harga-harga kebutuhan pokok.

“Harganya sangat terjangkau, sangat membantu masyarakat menengah seperti kami ini,” sambung dia.

Dari Pasar Murah Polda Lampung ini, Atika berhasil membeli beras SPHP 10 Kg Rp102 ribu, 1 Kg telur Rp22 ribu, 2 liter minyak Rp20 ribu, 2 Kg terigu Rp12 ribu, 2 Kg gula pasir dan Rp21 ribu.

Harga-harga ini dikatakan berbanding jauh dijual di pasaran. “Sangat jauh (perbedaan harga pasar), seperti telur aja sekilo itu sudah 32 ribu, apalagi beras 10 kilo itu udah 160 ribu,” ucapnya.

Penuturan serupa juga dilontarkan Indah (31), rela melewati antrean panjang demi bisa membawa pulang sejumlah kebutuhan pokok dijajakan di kegiatan pasar murah kali ini.

Alhasil, diakui dirinya merasa amat terbantu dengan adanya operasi pasar murah di tengah tidak melambungnya harga-harga kebutuhan menyambut Ramadan.

“Harga naik semua, beras, telur pada naik, bahan-bahan makanan semuanya,” tutup ibu rumah tangga Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial
Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB