Waduh..! Pungli di PT Parkland World Indonesia HRD dan Security Diduga Terlibat

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Isi Percakapan Diduga melakukan pungli.

i

Keterangan Foto: Isi Percakapan Diduga melakukan pungli.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Lagi-lagi, perusahaan pembuat sepatu yang bekerja sama dengan merek ternama New Balance (NB), PT Parkland World Indonesia (PWI 6), diduga terlibat dalam praktik Pungutan Liar (Pungli). Namun kali ini, bukan pungli rekrutmen karyawan yang disorot, melainkan dugaan pungli terhadap supplier catering karyawan yang diduga dilakukan oleh HRD PT PWI 6 berinisial ZNL.

Dugaan ini terungkap dari pesan WhatsApp antara Kepala Security dengan pengelola catering, yang memperlihatkan permintaan sejumlah uang atas perintah HRD.

Menurut keterangan seorang narasumber yang enggan disebut namanya, kejadian ini bermula ketika Kepala Security perusahaan berinisial AN meminta sejumlah uang kepada pengelola catering, mengaku diperintahkan oleh HRD.

“Iya pak, padahal yang saya tahu dalam perjanjian bersama pimpinan Korea, tidak ada dan tidak diperbolehkan memberikan uang dalam bentuk apapun kepada manajemen. Namun, pihak catering mungkin merasa bingung ketika dipinta, apalagi yang meminta atas nama HRD. Jika tidak diberikan, nanti akan dicari-cari kesalahan,” tuturnya pada Selasa (16/07/2024).

Salah satu karyawan PT PWI 6 yang namanya minta disamarkan, sebut saja Bunga, mengatakan bahwa HRD yang sekarang merupakan pindahan dari PT Shin Hwa Biz (SHB 2), perusahaan yang juga membuat sepatu merk New Balance dan terkenal dengan jam kerja lembur yang berlebihan.

“HRD-nya sudah ganti pak, yang sekarang itu pindahan dari PT SHB 2. Banyak peraturan yang diubah semaunya. Mending kalau kebijakannya lebih bagus, ini malah merugikan karyawan dan perusahaan. Contohnya, untuk limbah saja sekarang kita harus bayar jutaan, padahal selama ini tidak bayar karena limbah kita itu ada nilainya, bahkan jadi rebutan,” ungkap Bunga.

Sementara itu, HRD PT PWI 6 (ZNL) ketika dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp nomornya dalam keadaan tidak aktif. Hingga berita ini terbit, awak media masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan konfirmasi mengenai masalah ini.

Skandal ini menambah panjang daftar masalah yang menghantam PT PWI 6, meningkatkan kekhawatiran mengenai integritas manajemen perusahaan dan dampaknya terhadap karyawan serta mitra bisnis. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026
TPA Jatiwaringin Membara, LKPLN Akan Seret Pemerintah Daerah ke Jalur Hukum
Diduga Kendaraan ODOL Berkeliaran Tengah Malam di Pandeglang, Warga Curigai Angkut Sampah
Bangun Sinergi Alumni dan Kader, HMI Banten Raya Titipkan Lima Rekomendasi kepada KAHMI Pandeglang
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026
Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:22 WIB

Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:19 WIB

Diduga Kendaraan ODOL Berkeliaran Tengah Malam di Pandeglang, Warga Curigai Angkut Sampah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:32 WIB

Bangun Sinergi Alumni dan Kader, HMI Banten Raya Titipkan Lima Rekomendasi kepada KAHMI Pandeglang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:26 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:50 WIB

Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo,

Hukum dan Kriminal

Tak Hanya Kekerasan Internal: DPR RI Soroti Pola Penegakan Hukum Pasangkayu

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:11 WIB

Megapolitan

Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara

Minggu, 5 Jul 2026 - 15:09 WIB