DPC GMNI Kendal undang Akademisi, KPU Kendal dan KPID Jawa Tengah jadi Narasumber Seminar Kebangsaan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : DPC GMNI Kendal mengundang seluruh perwakilan mahasiswa yang berasal dari masing-masing kampus di Kabupaten Kendal untuk ikut berpartisipasi dan berdiskusi terkait Nasionalisme dan Demokrasi dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak se-Indonesia, Kamis (24/7/2024)

i

Keterangan foto : DPC GMNI Kendal mengundang seluruh perwakilan mahasiswa yang berasal dari masing-masing kampus di Kabupaten Kendal untuk ikut berpartisipasi dan berdiskusi terkait Nasionalisme dan Demokrasi dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak se-Indonesia, Kamis (24/7/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Kendal – Sebagai mahasiswa yang peduli terhadap demokrasi Indonesia, DPC GMNI Kendal mengundang seluruh perwakilan mahasiswa yang berasal dari masing-masing kampus di Kabupaten Kendal untuk ikut berpartisipasi dan berdiskusi terkait Nasionalisme dan Demokrasi dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak se-Indonesia. Acara diskusi berupa Seminar Kebangsaan dibuka oleh Zania Aula Dina selaku ketua DPC GMNI Kendal. Tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk memperkuat rasa nasionalisme serta meningkatkan kesadaran partisipasi politik khususnya di kalangan Gen-Z.

Dalam seminar ini, dihadiri oleh narasumber dari kalangan akademisi, penyelenggara pemilu, dan dari kalangan media. Beberapa narasumber tersebut diantaranya adalah Erik Ardiyanto selaku Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina Jakarta, Rizky Kustyardhi selaku Komisioner KPU Kabupaten Kendal, dan Sonakha Yuda Laksono selaku Komisioner KPID Jawa Tengah.

Ketiga narasumber tersebut menekankan kepada mahasiswa tentang peningkatan rasa nasionalisme ditengah melemahnya rasa kepedulian terhadap adanya pesta demokrasi dan peningkatan terhadap literasi digital serta peningkatan pengetahuan pemilih pemula menjelang pemilihan kepala daerah 2024.

Selain itu juga berfokus pada pencegahan apatisme politik pemilih pemula.
Dalam forum diskusi tersebut, Erik Ardiyanto selaku Dosen Ilmu Komunikasi memaparkan materi tentang cara meningkatkan nasionalisme di kalangan generasi Z.

Beliau menjelaskan bahwa nasionalisme dalam konteks ini bukanlah sekedar semangat patriotisme tetapi juga landasan moral dan budaya yang mempersatukan individu dalam sebuah identitas bangsa yang kuat.

Pada kesempatan yang sama, komisioner KPID Jawa Tengah, Sonakha Yuda Laksono, SE memaparkan materi tentang demokrasi Indonesia era post truth. Beliau menjelaskan bahwa Era post-truth adalah kondisi dimana opini publik banyak dibentuk oleh emosi dan keyakinan pribadi dibandingkan fakta objektif fenomena ini dipicu oleh penyebaran informasi yang tidak akurat melalui media sosial dan platform digital lainnya.

Di Indonesia, era post-truth juga mempengaruhi demokrasi dalam beberapa cara Hadir sebagai narasumber penutup Rizky Kustyardhi selaku komisioner KPU Kabupaten Kendal memberikan gagasanya tentang upaya pencegahan apatisme politik untuk pemilih pemula.

Pemilu dan pilkada merupakan symbol demokrasi dalam suatu negara. Fitrah demokrasi adalah memberikan ruang suara yang sebesar-besarnya bagi setiap warga negara sebagai perwujudan dari hak asasi warga negara.

Partisipasi masyarakat di dalam negara demokrasi merupakan suatu indicator penting dalam menggambarkan proses demokrasi berjalan dengan baik atau tidak, dalam artian semakin rendahnya tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan umum maka menandakan bahwa proses demokrasi berjalan dengan kurang baik begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu partisipasi dari setiap kalangan khususnya pemilih pemula sangat diperlukan untuk mendukung terbentuknya sebuah negara demokrasi yang baik.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial
Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB