Parah, Sampah Dibiarkan Menumpuk di Irigasi Dekat Kantor DLH Kabupaten Tangerang

Avatar photo

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang – Pemandangan memprihatinkan tampak di saluran irigasi yang berada di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Tangerang. Tumpukan sampah plastik, botol, dan limbah rumah tangga memenuhi aliran air tepat di dekat kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang.

Fenomena ini memicu sorotan tajam dari pegiat antikorupsi sekaligus aktivis lingkungan. Pengurus Banten Corruption Watch (BCW), Deni Setiawan, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ironi dan bukti lemahnya komitmen DLH dalam menjalankan tugasnya.

“Bagaimana mungkin sampah bisa menumpuk di depan mata kantor DLH sendiri? Apalagi kemarin mereka gencar merayakan World Clean Up Day, tapi ternyata hanya sebatas seremoni dan jargon omong kosong,” ujar Deni kepada wartawan, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, jika pengelolaan lingkungan di sekitar kantor pemerintahan saja tidak terurus, sulit berharap DLH mampu mengatasi persoalan sampah yang lebih besar di wilayah Tangerang.

“Ini bukan sekadar masalah estetika, tapi juga mencerminkan kinerja buruk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang. Kami menilai Kepala Dinas gagal menunjukkan kepemimpinan yang visioner dalam penanganan sampah,” kata Deni.

BCW mendesak Bupati Tangerang melakukan evaluasi serius terhadap kinerja DLH. Deni menegaskan, pencitraan melalui peringatan hari lingkungan internasional tidak akan berarti tanpa langkah nyata.

“Kalau urusan sampah di depan kantornya saja terbengkalai, bagaimana dengan tumpukan sampah di TPS liar dan TPA di seluruh Kabupaten Tangerang? Ini harus jadi perhatian serius,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DLH Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi sampah di area irigasi tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial
Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB