Mendorong Akselerasi Program-Program Pasar Kerja Aktif (ALMP)

Teras Media

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pada hari Jumat, 24 Oktober 2025, The PRAKARSA merilis Working Paper dengan judul “Sudah Waktunya Indonesia Akselerasi Program-Program Pasar Kerja Aktif (Active Labour Market Policies/ALMP)”. Hasil studi ini menyoroti bahwa walaupun angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia menurun, masih terdapat tantangan struktural pada struktur pasar tenaga kerja Indonesia. dominasi pekerja informal, rendahnya produktivitas, dan masifnya skill mismatch antara lulusan institusi pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan industri.

Penulis sekaligus peneliti The PRAKARSA, Ari Wibowo, mengatakan bahwa paper ini ditulis untuk memberikan analisis pentingnya ALMP dalam mendorong penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

“ALMP bertujuan untuk mengintervensi pasar tenaga kerja dengan menyediakan program-program yang menjembatani aspek demand dan supply tenaga kerja, misal melalui pelatihan, reskilling, dan upskilling,” katanya, Senin (10/11/2025).

Menurut Pierre Ballo, peneliti The PRAKARSA, ALMP seharusnya diposisikan setara dengan program Passive Labor Market Policies (PLMP) seperti Bantuan Sosial/Bansos. Saat ini, prioritas pemerintah sepertinya masih cenderung untuk mengalokasikan Bansos, dilihat dari berbagai indikator, terkhususnya pendanaan pemerintah.

“Padahal, berbagai riset telah menunjukkan bahwa ALMP terbukti mendorong penyerapan tenaga kerja. Tinggal nanti desain-nya seperti apa. Akan lebih baik semisal industri yang mendesain kurikulum dan struktur pelatihan secara langsung,” ujarnya

Direktur Eksekutif The PRAKARSA, Victoria Fanggidae, juga mengomentari dimensi pendanaan dari ALMP. “Dalam RPJMN 2020 – 2024, Pemerintah sejatinya sudah mengintegrasikan mekanisme Dana Pengembangan Keterampilan/DPK untuk mendanai program-program vokasi, namun masih nihil dalam implementasinya”. Dalam paper ini, penulis mencontohkan beberapa opsi mekanisme DPK, mengambil contoh kasus dari negara-negara yang sudah menerapkannya terlebih dahulu.

Working Paper ini menyimpulkan bahwa Indonesia memiliki fondasi kebijakan yang baik di tiga pilar Kebijakan Pasar Tenaga Kerja Aktif (ALMP), yaitu peningkatan keterampilan (Kartu Prakerja & BLK), Layanan Pasar Kerja (Karirhub), dan Perlindungan Sosial (JKP & BSU). Namun, implementasinya masih tersegmentasi, sehingga menciptakan kelemahan fundamental yang terletak pada keterkaitan yang masih lemah pada sisi penawaran (pelatihan) dan permintaan (industri).

Kajian praktik baik (best practice) terhadap global, seperti di negara Denmark, Singapura, dan Korea Selatan mengimplikasikan bahwa ALMP yang efektif harus bersifat terintegrasi dan didukung oleh industri dengan dukungan tata kelola tripartit yang kuat, serta memiliki mekanisme pembiayaan yang berkelanjutan. Indonesia beresiko terperangkap dalam skill trap jika tidak ada penguatan desain dan integrasi yang komprehensif. Oleh karena itu, The PRAKARSA mendorong pemerintah untuk menjalankan program ALMP dengan membangun ekosistem ALMP yang sinergis.

Narahubung – Aditiya (Media & Communication The PRAKARSA) – 081316041919

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KITA Banten Minta Kejari Pandeglang Tak Mandul, Segera Panggil Aktor Proyek KDMP
Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak
DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat
Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran
Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai
Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap
Kodim 0601 Pandeglang Genjot Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
Perkuat Komitmen Berantas Narkoba dan HP Ilegal, Rutan Pandeglang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urin
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:27 WIB

KITA Banten Minta Kejari Pandeglang Tak Mandul, Segera Panggil Aktor Proyek KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak

Senin, 11 Mei 2026 - 11:17 WIB

DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:19 WIB

Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:26 WIB

Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai

Berita Terbaru