Panen Raya 753 Hektar di Carita, Pandeglang Dorong Swasembada Pangan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok, Bupati Kabupaten Pandeglang

i

Dok, Bupati Kabupaten Pandeglang

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang – Dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia swasembada pangan, Yayasan Bhakti Bela Negara menggelar Panen Raya Padi seluas 753 hektar di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Rabu (11/2/2026).

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Yayasan dan para petani yang telah berperan besar sebagai pejuang pangan. Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan petani yang telah bekerja keras. Petani adalah pejuang pangan yang memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Bupati Dewi.

Bupati Dewi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program pertanian berkelanjutan. Salah satunya dengan mendorong penggunaan pupuk berbahan organik yang dinilai lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi produktivitas.

“Penggunaan pupuk organik terbukti lebih baik. Produktivitas tidak berkurang, bahkan berpotensi menghasilkan hingga 12 ton per hektar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap penanaman padi varietas PS-08 yang saat ini dikembangkan Yayasan Bhakti Bela Negara di Desa Sukarame dapat terus diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Pandeglang, sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani.

Pendampingan kepada petani dalam program ini dilakukan oleh tim dari Yayasan Bakti Bela Negara sejak awal kegiatan. Tim pendamping terlibat langsung mulai dari proses penanaman, perawatan tanaman padi, hingga membantu penyesuaian teknis budidaya sesuai dengan kondisi lahan dan cuaca setempat.

Salah seorang petani, H. Awing, mengaku merasakan langsung keunggulan benih padi yang digunakan dalam program tersebut. Ia menanam varietas tersebut di lahan seluas satu hektar dan melihat hasil yang memuaskan.

“Benih ini lebih unggul dibandingkan yang lain. Saya menanam di lahan satu hektar dan pertumbuhannya sangat bagus, anakan padinya banyak dan hasilnya juga lebih optimal,” kata H. Awing.

Sementara itu, Staf Khusus Menko Pangan Irna Narulita Dimyati mengapresiasi langkah Yayasan Bakti Bela Negara yang telah menginisiasi penanaman padi organik di Pandeglang. Menurutnya, penanaman padi organik ini memiliki keunggulan dibandingkan padi pada umumnya.

“Biasanya menanam padi membutuhkan empat batang, tetapi pada padi varietas organik PS-08 ini cukup satu batang saja. Namun anakan yang dihasilkan bisa mencapai hingga 75 batang,” jelas Irna.

Ia berharap inovasi penanaman padi organik ini dapat dikembangkan dan diterapkan secara luas, tidak hanya di Pandeglang, tetapi juga di seluruh Indonesia.

“Harapan kami, padi varietas organik ini bisa ditanam di 38 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

Hadir pada acara ini Pembina Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Aji, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Sosial, Mayjen TNI Rionardo, Sekretaris Menteri Koperasi Ahmad Zabadi, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Pemanfaatan Lahan Marginal Prof. Dr. Anny Mulyani, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan dan Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial
Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB