BRIGADE Desak Polisi Bertindak, Tambang Batu Bara Ilegal di Cihara Diduga Masih Beroperasi

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ketua Umum Barisan Gerakan Demokrasi (BRIGADE), Idham Mufarrij Haqim.

i

Keterangan foto: Ketua Umum Barisan Gerakan Demokrasi (BRIGADE), Idham Mufarrij Haqim.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Ketua Umum Barisan Gerakan Demokrasi (BRIGADE), Idham Mufarrij Haqim, menyatakan sikap tegas terhadap masih berlangsungnya aktivitas tambang batu bara di kawasan hutan negara wilayah Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Ia meminta aparat penegak hukum (APH) tidak tinggal diam.

Menurut Idham, aktivitas tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem alam.

Berdasarkan keterangan Perhutani Bayah, aktivitas tambang masih ditemukan meski telah dilakukan patroli gabungan dan pelaporan. Sejumlah barang bukti berupa terpal, peralatan tambang, dan tong biru bahkan telah dititipkan ke Polsek Panggarangan. Namun, kegiatan penambangan disebut masih tetap berjalan.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan persoalan serius dalam pengawasan dan penegakan hukum di kawasan hutan negara.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi kejahatan ekologis yang nyata merusak ekosistem, mengancam keselamatan lingkungan, dan masa depan generasi mendatang,” ujar Idham, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, penambangan batu bara di kawasan hutan lindung berpotensi menimbulkan dampak ekologis besar. Karena itu, penanganan perkara tidak boleh berhenti pada penitipan barang bukti semata.

Idham menegaskan penegakan hukum harus menyasar aktor utama, termasuk pengelola dan pemodal, bukan hanya pekerja lapangan.

“Barang bukti sudah ada, maka peran APH harus terlihat. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan apabila persoalan ini terus berlarut-larut,” tegasnya.

BRIGADE menyampaikan sejumlah tuntutan:

•Mendesak aparat penegak hukum, khususnya Satreskrimsus Polres Lebak dan Ditreskrimsus Polda Banten, mengusut tuntas aktor intelektual dan pemodal tambang ilegal.

•Mendesak Dinas Lingkungan Hidup, baik provinsi maupun kabupaten, serta instansi kehutanan melakukan audit lingkungan menyeluruh di kawasan terdampak.

•Mendesak Dinas ESDM Provinsi melakukan investigasi menyeluruh terkait legalitas perizinan, status WIUP, serta dokumen lingkungan aktivitas tambang di Cihara.

“Jika hutan terus dirusak dan dibiarkan tanpa ketegasan hukum, maka yang hilang bukan hanya pohon, tetapi masa depan. Kerusakan ekologis pada akhirnya akan ditanggung masyarakat kecil,” ujarnya.

Idham menegaskan BRIGADE akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kepastian hukum dan keadilan ekologis benar-benar ditegakkan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru