TNI AD Bangun Jembatan Harapan untuk Desa Ramea Mandalawangi

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : TNI Kodim 0601 Pandeglang mengambil inisiatif untuk membangun jembatan permanen di Ramea Mandalawangi Pandeglang, Rabu (11/3/2026)

i

Keterangan foto : TNI Kodim 0601 Pandeglang mengambil inisiatif untuk membangun jembatan permanen di Ramea Mandalawangi Pandeglang, Rabu (11/3/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang – Di kaki perbukitan Kecamatan Mandalawangi, Desa Ramea selama ini terisolasi oleh kondisi jembatan yang runtuh. Setiap musim hujan, arus air membanjiri jalan tanah yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk desa, membuat aktivitas masyarakat terhenti total.

Petani tidak bisa menjual hasil panennya tepat waktu, anak-anak kesulitan pergi ke sekolah, dan pasien yang membutuhkan perawatan medis seringkali harus ditempuh dengan berisiko tinggi.

“Kita sudah lama mengharapkan adanya akses yang aman untuk menghubungkan desa kita dengan luar,” ujar Sukardi salah seorang warga Ramea sambil menunjukkan bekas jejak lumpur yang masih mengeras di pinggir jalan.

Pada awal tahun ini, TNI Kodim 0601 Pandeglang mengambil inisiatif untuk membangun jembatan permanen di lokasi tersebut. Anggota TNI Angkatan Darat dari Kodim 0601 Pandeglang bekerja bersama-sama dengan masyarakat lokal, menggali dasar pondasi, memasang tiang penyangga, dan menyusun pelat baja yang menjadi permukaan jembatan.

Proses pembangunan berjalan selama dua minggu, dengan semangat gotong royong yang tinggi antara prajurit dan warga. Pada hari peresmian jembatan, suasana desa Ramea penuh kegembiraan.

Ratusan warga berkumpul, membawa hidangan khas untuk merayakan momen bersejarah tersebut. Benderanya berkibar dan suara gendang menyambut kedatangan tamu kehormatan.

“Saat kita melihat kondisi masyarakat yang kesulitan karena kurangnya infrastruktur yang layak, tugas TNI tidak hanya sebatas menjaga keamanan negara, tetapi juga berkontribusi nyata pada pembangunan daerah,” ujar Letkol Afri Swandi Ritongga, Selasa (10/3/2026)

Menurutnya, pembangunan jembatan ini adalah bentuk nyata dari “Kemanunggaln TNI dan Takyat” yang tidak hanya fokus pada pertahanan dan keamanan, tetapi juga pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“‘Jembatan yang kita bangun ini bukan hanya struktur baja dan beton, melainkan jembatan harapan yang akan membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi seluruh masyarakat Desa Ramea. TNI siap selalu berdampingan dengan rakyat dalam membangun negeri yang lebih baik.'” ucap pria berpangkat melati dua di pundak tersebut.

Dandim juga menambahkan bahwa proyek ini menjadi contoh kerja sama yang baik antara TNI AD dan masyarakat, dimana setiap langkah pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dan keamanan warga sekitar. Setelah jembatan selesai beroperasi, pihaknya juga akan membantu dalam pemeliharaan awal agar fasilitas ini dapat digunakan dalam jangka panjang.

Dengan beroperasinya jembatan tersebut, kini masyarakat Desa Ramea dapat dengan mudah dan aman melakukan aktivitas sehari-hari. Petani bisa menjual hasil panennya ke pasar dengan harga yang lebih baik, anak-anak tidak lagi harus absen dari sekolah karena akses jalan sulit dilalui dan akses layanan kesehatan menjadi lebih terjamin. Jembatan yang dibangun TNI benar-benar menjadi tonggak kemajuan bagi desa yang dulunya terisolasi.

Selain jembatan ini, TNI AD melalaui slogan “NEGARA HADIR UNTUK RAKYAT” juga membangaun dua Jembatan Armco di Ciugelis dan di Picung serta Satu Jembatan Gantung di Ciukesik.

“Semoga dengan semangat gotong royong anatara TNI AD dan masyarakat dana mempercepat proses pembangunan jembatan tersebut,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Berita Terbaru