Subsidi BBM Terancam Disalahgunakan, Komisi VI DPR Soroti Praktik Mafia Energi di Sorong

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sorong – Penambahan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah melalui APBN merupakan upaya untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi, terutama di tengah tekanan ekonomi global.

Namun, implementasi di lapangan justru memunculkan persoalan serius. BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat kecil diduga disalahgunakan oleh oknum tertentu. Praktik yang kerap disebut sebagai “mafia BBM” ini melibatkan penimbunan serta penjualan kembali BBM subsidi kepada pihak industri dengan harga non-subsidi demi keuntungan pribadi.

Anggota DPR RI Komisi VI, Herman Khaeron, menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi BBM bersubsidi. Dalam keterangannya pada Minggu (5/4/2026), ia menyebut bahwa langkah tegas perlu segera dilakukan untuk mencegah kebocoran keuangan negara.

Menurutnya, modus yang terjadi di lapangan umumnya berupa pembelian BBM subsidi di SPBU, kemudian dijual kembali kepada perusahaan yang seharusnya menggunakan BBM non-subsidi. Kondisi ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak sistem distribusi energi yang dirancang untuk membantu masyarakat kecil.

Permasalahan ini dinilai semakin meluas, termasuk di wilayah Papua Barat Daya yang menjadi salah satu daerah rawan. Tingginya kebutuhan energi serta keterbatasan pengawasan membuka peluang terjadinya penyimpangan distribusi.

Pengawasan pun dinilai perlu diperluas, tidak hanya di SPBU tetapi juga di jalur distribusi lainnya seperti pelabuhan. Pasalnya, ada dugaan BBM dari luar daerah masuk ke wilayah ini untuk kemudian disalahgunakan. Rantai distribusi yang panjang menjadi celah bagi praktik penimbunan maupun pengalihan distribusi.

Sebelumnya, aparat kepolisian sempat melakukan pengawasan langsung di sejumlah SPBU di Sorong. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat, meski dinilai belum cukup efektif untuk menghentikan praktik yang melibatkan jaringan besar.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah kawasan Belakang Bekang, yang diduga menjadi lokasi aktivitas distribusi bermasalah. Kasus ini bahkan telah mendorong DPR membentuk panitia khusus (pansus) guna menelusuri dugaan penyimpangan.

Meski demikian, hingga kini belum terlihat adanya penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan penegakan hukum dalam memberantas mafia BBM di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat bertindak lebih tegas, transparan, dan konsisten. Sinergi antar lembaga dinilai menjadi kunci agar subsidi BBM benar-benar tepat sasaran dan tidak terus disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Penulis : Feri

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial
Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB