Bangunan SD di Pinggiran Sorong Selatan Memprihatinkan, Dana Otsus Dipertanyakan

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TEMINABUAN – Besarnya alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang mencapai triliunan rupiah dinilai belum mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, terutama di wilayah pinggiran Kabupaten Sorong Selatan.

Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu 18 Juli 2026, bangunan Sekolah Dasar (SD) Bagaraga yang berada di ruas Jalan Teminabuan–Ayamaru, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan. Kondisi sekolah tersebut dinilai jauh dari kata layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Padahal, Dana Otsus Papua diprioritaskan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua. Kondisi SD Bagaraga pun memunculkan pertanyaan mengenai pemerataan pembangunan sarana pendidikan di daerah.

Sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, tanpa didukung fasilitas pendidikan yang memadai, upaya mewujudkan generasi emas Papua dikhawatirkan sulit tercapai.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Selatan, Isak Meres, yang dikonfirmasi terkait kondisi bangunan SD Bagaraga, belum memberikan tanggapan.

Hal serupa juga terjadi pada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, yang belum memberikan respons saat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Sebagai informasi, Dana Otsus Tahap I Tahun 2026 telah disalurkan ke seluruh pemerintah daerah di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya dengan total alokasi mencapai Rp695,93 miliar.

Khusus Kabupaten Sorong Selatan, alokasi Dana Otsus Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp35,79 miliar. Sementara pada Tahun 2025, daerah tersebut menerima alokasi Dana Otsus sebesar Rp166,71 miliar.

Hingga berita ini di terbitkan, awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Penulis : Jun

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jaga Kepastian Hukum, Kajari KSB Undang Wartawan dan LSM Bertukar Pandang Soal Kondisi Daerah
BCA Digugat Nasabah ke PN Cibinong, Lelang Aset Rp1,75 Miliar Jadi Persoalan
Gerak Cepat, Pelaku Begal dan Jambret di 20 Lokasi Ditangkap Polsek Sorong Barat
Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi
Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:24 WIB

Jaga Kepastian Hukum, Kajari KSB Undang Wartawan dan LSM Bertukar Pandang Soal Kondisi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 10:12 WIB

BCA Digugat Nasabah ke PN Cibinong, Lelang Aset Rp1,75 Miliar Jadi Persoalan

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Gerak Cepat, Pelaku Begal dan Jambret di 20 Lokasi Ditangkap Polsek Sorong Barat

Minggu, 13 September 2026 - 10:53 WIB

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi

Berita Terbaru