Diduga Abaikan Keselamatan Warga, Proyek Drainase APBD Tangsel Disorot karena Galian Tanpa Pengaman

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangsel – Warga lingkungan Gria Jakarta, RT 07/05 Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, mengeluarkan keluhan terkait pelaksanaan proyek pembangunan saluran drainase pada Jalan Alam Segar segmen 3 yang sedang berlangsung.

Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2026 ini dikerjakan oleh CV Valhalla Sukses dengan anggaran sebesar Rp 249.432.000 dan jadwal pelaksanaan selama 60 hari kalender.

Pengerjaan di mulai pada hari Minggu 12 Juli 2026 tanpa ada sosialisasi dan koordinasi dengan warga dan RT 07/05 Bambu Apus.

Meskipun bertujuan untuk memperbaiki sistem pengaliran air guna mencegah banjir dan genangan air di kawasan tersebut, warga justru merasakan dampak yang memberatkan aktivitas sehari-hari. Beberapa warga mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek kurang memperhatikan kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar.

Minimnya spanduk informasi pengerjaan Proyek Drainase dan minimnya rambu dan pengaman lubang galian Drainase dedepan gerbang Gria Jakarta, Bambu Apus.

“Lubang galian depan gerbang Gria Jakarta sejak Rabu 15 Juli 2026 – 16 Juli 2026 tidak segera ditutup atau diselesaikan segera tanpa ada rambu dan pengamannya, malah pengerjaan pindah loncat ke jalan Alam Segar bagian atas. Harus selesai dulu sampai tuntas dari warkop hingga gerbang Gria Jakarta baru pindah ke tempat lain. ” tegas salah satu warga Gria Jakarta yang enggan disebutkan namanya, Kamis (16/7/).

Selain itu, tumpukan material bangunan dan tanah galian yang tertinggal di pinggir jalan juga mengganggu pemandangan serta berpotensi menimbulkan debu yang mengganggu pernapasan warga, terutama anak-anak dan lansia.

Warga juga mempertanyakan kurangnya sosialisasi sebelum proyek dimulai. Sebagian besar warga baru mengetahui pelaksanaan pekerjaan setelah alat berat dan tenaga kerja sudah mulai turun ke lokasi.

Padahal, mereka berharap ada informasi terkait jadwal, tahapan pekerjaan, serta rute pengalihan arus lalu lintas yang jelas agar bisa mengatur aktivitas dengan lebih baik.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait yaitu DSDABMBK atau Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan yang merespons keluhan warga. Warga berharap pihak kontraktor dan pemerintah daerah dapat segera merespons keluhan ini, memperbaiki tata letak pekerjaan agar lebih tertib, serta memberikan informasi yang transparan mengenai perkembangan proyek agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Proyek drainase ini diharapkan nantinya dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi penanganan masalah air di kawasan Pamulang, khususnya jalan Alam Segar kelurahan Bambu Apus tanpa mengorbankan kenyamanan warga yang sudah berdomisili di sana selama bertahun-tahun.

Penulis : Sitinurjanah

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

BCA Digugat Nasabah ke PN Cibinong, Lelang Aset Rp1,75 Miliar Jadi Persoalan
Gerak Cepat, Pelaku Begal dan Jambret di 20 Lokasi Ditangkap Polsek Sorong Barat
Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi
Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:12 WIB

BCA Digugat Nasabah ke PN Cibinong, Lelang Aset Rp1,75 Miliar Jadi Persoalan

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Gerak Cepat, Pelaku Begal dan Jambret di 20 Lokasi Ditangkap Polsek Sorong Barat

Minggu, 13 September 2026 - 10:53 WIB

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:46 WIB

Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten

Berita Terbaru