Nilai Pemrov Lamban Tangani Jalan Evakuasi Kerinci

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Mahasiswa Jambi, Habib Hidayat Putra

i

Aktivis Mahasiswa Jambi, Habib Hidayat Putra

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO, JAMBI – Salah seorang Aktivis Mahasiswa Jambi, Habib Hidayat Putra desak Pemprov Jambi serius menangani jalur evakuasi di Kerinci. Ia meminta pemerintah tanggap cepat terhadap perosalan tersebut, mengingat bencana yang tidak bisa diprediksi.

“Tentunya kita menyayangkan sampai hari ini, jalur evakuasi Gunung Kerinci belum terealisi. Padahal jalur evakuasi itu sudah direncakan sejak 2018 lalu, artinya sudah lama sekali,” ujarnya, Minggu (22/01/23).

Menurut Habib, jalur yang belum terealisasi adalah dari Pauh Tinggi menuju Renah Pemetik, karena melalui wilayah TNKS. “Untuk itu kita juga mendesak agar TNKS dan Pemerintah Pusat memberikan kesempatan membuka jalur evakuasi di area tersebut,” imbuhnya.

Jika penanganannya juga lambat, lanjut Habib, warga 3 Kecamatan yang berada di sekitar Gunung Kerinci dan 51 desa bakal terancam.

“Ada sekitar 60 ribu jiwa yang berada di kaki Gunung Kerinci, jika jalur evakuasi tidak segera dibuka, takutnya terjadi letusan Gunung masyarakat tidak bisa lari dan terjebak, ini sama saja pemerintah akan membunuh rakyat, jangan sampai gara – gara 8 KM TNKS masyarakat menjadi korban,” tutupnya. (zol)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal
Bermunajat Memohon Hujan, Kecamatan Sukadiri Gelar Sholat Istisqa Terkait Kondisi TPA Jatiwaringin
Soroti Arogansi Kekuasaan, BADKO HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu
Diduga Lalai Penangana : Bayi Lahir Meninggal Sungsang di Puskesmas Maja Berujung di Somasi
Aktivis Sebut Birokrasi Papua Barat Daya Lumpuh Terencana, Desak Segera Tetapkan Sekda Definitif
Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Sorong Tetap Prioritaskan Pembangunan Jalan di 30 Distrik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:50 WIB

Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:03 WIB

Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:58 WIB

Bermunajat Memohon Hujan, Kecamatan Sukadiri Gelar Sholat Istisqa Terkait Kondisi TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Soroti Arogansi Kekuasaan, BADKO HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Berita Terbaru

Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Khusus (JAM Pidsus) resmi menetapkan LMI selaku Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode tahun 2025 hingga 2026.

Hukum dan Kriminal

Pejabat BGN Jadi Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 4 Jul 2026 - 09:04 WIB