Waw, Oknum Komisioner Bawaslu Kota Sungai Penuh Diduga Gelapkan Uang Arisan Para Staf, Nilainya Puluhan Juta

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 Februari 2023 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irustasi Arisan. / IST

i

Irustasi Arisan. / IST

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO, SUNGAIPENUH – Oknum Komisioner Bawaslu Kota Sungaipenuh inisial NV diduga telah menipu para stafnya dengan menggelapkan uang arisan bernilai puluhan juta rupiah. Uang tersebut adalah hak beberapa orang staf yang tidak dibayarkan sejak tahun 2017 yang lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, kegiatan arisan ini dilakukan pada saat NV menjabat sebagai anggota Panwaslu Kota Sungai Penuh tahun 2017 yang lalu dan sampai saat ini uang tersebut belum dikembalikan kepada para staf yang ikut arisan itu.

Anehnya, pada kegiatan arisan tersebut, NV tidak melibatkan keponakannya yang juga staf di Bawaslu Kota Sungaipenuh. Akan tetapi justru mewajibkan kepada staf tertentu, bahkan bagi staf yang belum berkeluarga diwajibkan ikut dua slot dengan nilai satu juta rupiah.

“Kami tidak berani menagih hak kami, karena kami selalu diancam dan diintimidasi akan dipecat dari Bawaslu,” ungkap sumber yang tidak mau namanya disebutkan.

Sumber membeberkan, jika pernah ada staf yang dipecat karena menagih uang miliknya untuk keperluan berobat.

“Tahun kemaren staf pendukung Bawaslu Kota Sungaipenuh yang dipecat oleh ibu itu (NV, red), karena yang bersangkutan menagih uang miliknya, terdesak untuk berobat”, ungkapannya lagi.

Modus yang dilakukan oleh NV menurut sumber adalah dengan cara meminjam uang pada staf yang menang, dengan dalih uang tersebut untuk keperluan kantor atau alasan perjalanan dinas. “Dan akan diganti setelah cair GU (Ganti Uang) dari provinsi,” terangnya.

Disamping info yang diterima dari anggota arisan tersebut, terasmedia.co juga menerima dokumen rekap arisan. Di dalam rekap itu tertulis 20 nama peserta arisan beserta jumlah yang disetor.

Selain itu, tertulis juga keterangan bulan dan keterangan sang pemenang arisan.

Sementara, ketika dikonfirmasi, NV enggan memberikan keterangan via WhatsApp maupun via telepon.

“Boleh ketemu langsung kita. Ke kantor saja. Biar semua staf mendengarkannya. Biar jelas. Nanti dikira saya mengada-ada,” ujarnya, Rabu (8/2/23).

Dirinya turut menggambarkan posisinya saat dikonfirmasi, sedang bersama dengan salah seorang jurnalis, sembari ngotot meminta bertemu.

“Ku tunggu sampai bisa bertatap muka ya. Saya lebih suka ketemu langsung sekalian dengan staf di kantor saya, biar jelas,” tukasnya. (ynt)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru