Mahasiswa Kecam Dugaan Kekerasan oleh Oknum Satgas Dispora Kota Serang, Desak APH Bertindak Tegas

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Sejumlah mahasiswa yang tergabung sebagai Koalisi mahasiswa banten menggugat menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satuan Tugas (Satgas) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang. Peristiwa tersebut dilaporkan melibatkan seorang terduga pelaku bernama Rendi, dengan dua korban yakni Zul dan Abas.

Dalam keterangannya, perwakilan Koalisi mahasiswa Banten Menggugat menyebut bahwa tindakan kekerasan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum yang berlaku. Mereka menilai, tindakan tersebut tidak hanya merugikan korban secara fisik dan psikologis, tetapi juga mencoreng nama baik institusi pemerintah.

“Tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. Kami mengecam keras peristiwa ini dan menuntut adanya penegakan hukum yang tegas,” ujar Geri Wijaya dalam pernyataan resminya, Selasa (8/4/2026).

Mahasiswa mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil langkah konkret dengan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, transparan, dan profesional. Selain itu, mereka juga meminta agar terduga pelaku diproses sesuai hukum tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.

Lebih lanjut, mahasiswa juga menekankan pentingnya perlindungan dan pemulihan bagi para korban, Zul dan Abas, baik dari segi fisik maupun mental. Mereka berharap kasus ini dapat diusut hingga tuntas agar tidak terulang di kemudian hari.

Aksi kecaman ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu kekerasan serta komitmen dalam mengawal keadilan dan penegakan hukum di Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Agus Pertanyakan Keteladanan Gibran, Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah dan Serukan Wapres Mundur
Awas Penyimpangan, Proyek Rp4,68 Miliar di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung Disorot
Penambang Legal Ditertibkan, Penambang Ilegal Diduga Bermunculan di Nabire Dipertanyakan
KOSMAK: Surat Dakwaan Febrie Adriansyah Diduga Disetting untuk Meringankan Terdakwa
Uji Etik 9 Hakim MK, Wildan Ansori: Independensi dan Akuntabilitas Harus Berjalan Beriringan
Arif Rahman Bimtek: Bibit Produktif dan Kebun Bibit Rakyat 8 Unit Siap Dinikmati Warga Lebak
Mafia Anggaran Porang Sidrap: KOSMAK Lapor, Rusdi Masse dkk Diduga Rencanakan Korupsi Sejak Awal
Tak Ada Kepastian Hukum di Nabire, Matahukum Bawa Dugaan Maladministrasi Kemenhut ke Ombudsman
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Agus Pertanyakan Keteladanan Gibran, Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah dan Serukan Wapres Mundur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awas Penyimpangan, Proyek Rp4,68 Miliar di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung Disorot

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Penambang Legal Ditertibkan, Penambang Ilegal Diduga Bermunculan di Nabire Dipertanyakan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:51 WIB

KOSMAK: Surat Dakwaan Febrie Adriansyah Diduga Disetting untuk Meringankan Terdakwa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Uji Etik 9 Hakim MK, Wildan Ansori: Independensi dan Akuntabilitas Harus Berjalan Beriringan

Berita Terbaru