Bongkar Ribuan Motor Ilegal, BaraNusa Sebut Asep Edi Kapolda Harapan Rakyat

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Adi, Selasa (12/5/2026)

i

Keterangan foto : Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Adi, Selasa (12/5/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Langkah tegas Polda Metro Jaya dalam membongkar gudang penyimpanan kendaraan bermotor ilegal di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menuai apresiasi tinggi dari masyarakat sipil. Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan mengungkap jaringan kejahatan yang diduga telah beroperasi sejak tahun 2022 dan menimbulkan potensi kerugian negara mencapai Rp177 miliar.

Menurut Adi, keberhasilan pengungkapan kasus ini adalah bukti nyata keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas mafia kendaraan dan jaringan kejahatan lintas negara yang sangat merugikan kepentingan masyarakat maupun keuangan negara.

“Kami dari BaraNusa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Metro Jaya. Ini adalah langkah luar biasa yang patut diacungi jempol dan mendapatkan dukungan penuh dari rakyat,” ujar Adi Kurniawan.

Ia secara khusus menyoroti kinerja Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri. Di bawah kepemimpinan Asep Edi, Adi menilai penegakan hukum berjalan lebih berani, tegas, dan tanpa pandang bulu. Sosok ini pun dinilainya layak disebut sebagai pemimpin yang menjadi harapan masyarakat.

“Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri layak menjadi teladan dan disebut sebagai Kapolda harapan rakyat. Di bawah kepemimpinan beliau, kami melihat adanya keberanian, ketegasan, dan keseriusan nyata dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Adi juga berharap, keberhasilan pembongkaran gudang besar ini menjadi pintu masuk untuk menelusuri dan memutus mata rantai jaringan yang lebih luas, termasuk sindikat penadah dan mafia kendaraan lain yang selama ini meresahkan masyarakat.

Sebagai informasi, kasus ini diungkap oleh Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dalam operasi tersebut, petugas menyita ribuan unit kendaraan roda dua yang diduga merupakan hasil kejahatan dan rencananya akan diekspor ke negara-negara di Afrika.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi
BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi
Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka
Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara
Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan
CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:53 WIB

Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:36 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara

Berita Terbaru

Ilustrasi Gambar

Daerah

Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Sindang Jaya

Minggu, 28 Jun 2026 - 00:23 WIB

Entertainment

SID dan Slank Jadi Andalan Jakarta Fair Music Concert Akhir Pekan Ini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 22:11 WIB