Terasmedia.co Jakarta – Langkah tegas Polda Metro Jaya dalam membongkar gudang penyimpanan kendaraan bermotor ilegal di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menuai apresiasi tinggi dari masyarakat sipil. Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan mengungkap jaringan kejahatan yang diduga telah beroperasi sejak tahun 2022 dan menimbulkan potensi kerugian negara mencapai Rp177 miliar.
Menurut Adi, keberhasilan pengungkapan kasus ini adalah bukti nyata keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas mafia kendaraan dan jaringan kejahatan lintas negara yang sangat merugikan kepentingan masyarakat maupun keuangan negara.
“Kami dari BaraNusa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Metro Jaya. Ini adalah langkah luar biasa yang patut diacungi jempol dan mendapatkan dukungan penuh dari rakyat,” ujar Adi Kurniawan.
Ia secara khusus menyoroti kinerja Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri. Di bawah kepemimpinan Asep Edi, Adi menilai penegakan hukum berjalan lebih berani, tegas, dan tanpa pandang bulu. Sosok ini pun dinilainya layak disebut sebagai pemimpin yang menjadi harapan masyarakat.
“Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri layak menjadi teladan dan disebut sebagai Kapolda harapan rakyat. Di bawah kepemimpinan beliau, kami melihat adanya keberanian, ketegasan, dan keseriusan nyata dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.
Adi juga berharap, keberhasilan pembongkaran gudang besar ini menjadi pintu masuk untuk menelusuri dan memutus mata rantai jaringan yang lebih luas, termasuk sindikat penadah dan mafia kendaraan lain yang selama ini meresahkan masyarakat.
Sebagai informasi, kasus ini diungkap oleh Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dalam operasi tersebut, petugas menyita ribuan unit kendaraan roda dua yang diduga merupakan hasil kejahatan dan rencananya akan diekspor ke negara-negara di Afrika.












