IJP Purn Sisno Adiwinoto Pengamat Kepolisian, Solidaritas Pandawa Lima 

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co

Jakarta – Lakon Wayang (gambaran)” Pandawa Boyong” yang diketengahkan pada pagelaran wayang orang ini, menyiratkan Soliditas Pandawa Lima, yang dimainkan oleh Panglima TNI, Kapolri, dan 3 Kepala Staf Angkatan : Darat, Laut, dan Udara.

Sepertinya dalam kisah wayang ini adalah gambaran untuk memperkokoh soliditas dan untuk mempersatukan , juga untuk mengingatkan agar kita tetap saling asih, asah dan asuh dalam suka duka ”malawan keangkara murkaan, kesewenang-wenangan, kedzholiman dan ketidak benaran serta ketidakadilan”, 21/01/2023.

Pagelaran wayang orang hanyalah ”Simbolis” Kebenaran yang diwakili oleh Pandawa Lima melawan Ketidakbenaran yang diwakili Korawa dengan segala bentuk dan jenisnya.

Jadi hemat saya, pegelaran wayang orang dengan lakon Pandawa Boyong bukan hanya sekadar mengaktualisasi kan budaya bangsa berupa Tontonan yang sangat menarik, namun juga menyiratkan Tuntunan pesan moral yang disampaikan bahwa di dalam menghadapi berbagai serangan, gangguan maupun ancaman terhadap Pertahanan dan Keamanan Negara, bahwa Panglima TNI, Kapolri, dan ketiga Kepala Staf Angkatan, menunjukan Solid dan Bersinergi satu dengan yang lainnya untuk menjaga dan memelihara Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di bawah naungan falsafah Pancasila, UUD’45, Sang Saka Merah – Putih dan Bhineka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, Wawasan Kebangsaan serta “Wawasan Keamanan Nasional”. 

Dan bagi Polri sudah semestinya ditambahkan dengan doktrin Tata Tentrem Kerta Raharja, pedoman hidup Tribrata dan pedoman kerja Catur Prasatya.

Bahwa, Kata kunci lakon wayang ini adalah Bharata Yuda dan Boyong, bisa dimaknakan “perang oleh yang putih melawan yang hitam”, yang putih (yang baik dan benar) yang menang, kemudian Boyong siap pindah ke IKN,Jayalah NKRI tercinta.

 

 

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur
Pelimpahan Perkara Belum Dilakukan, Praperadilan Jadi Langkah Uji Due Process Perkara PT ARA
Kedatangan Teuku Rahmatsyah Sebagai Kajati Aceh Diringkai Tradisi Peusijuk Penuh Kekhusyukan
Nasir Djamil Tekankan Integritas dan Transparansi Peradilan di PN Banda Aceh
Kebakaran Gedung Bapenda DKI: Polisi Periksa 10 Saksi, Puslabfor Turun Selidiki Asal Api
Pemuda Muslimin Indonesia Desak Pemkot Tangerang Tutup Hiburan Malam Liar di Bantaran Kali Batusari
Sidang Praperadilan Gabriel: Jawaban Polri Justru Kukuhkan Dugaan Cacat Prosedur
Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable Digelar di PN Jakarta Utara ​
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pelimpahan Perkara Belum Dilakukan, Praperadilan Jadi Langkah Uji Due Process Perkara PT ARA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kedatangan Teuku Rahmatsyah Sebagai Kajati Aceh Diringkai Tradisi Peusijuk Penuh Kekhusyukan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Nasir Djamil Tekankan Integritas dan Transparansi Peradilan di PN Banda Aceh

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:29 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI: Polisi Periksa 10 Saksi, Puslabfor Turun Selidiki Asal Api

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB