BPBD Banten : Pengurangan Resiko Bencana Disektor Pariwisata Menjadi Arus Utama

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 27 Juni 2023 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana

i

Foto: Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana

Ikuti kami di Google News

BPBD Banten : Pengurangan Resiko Bencana Disektor Pariwisata Menjadi Arus Utama

TerasMedia.co,Serang | Upaya mengurangi resiko bencana perlu menjadi arus utama dalam setiap pembangunan, termasuk di sektor kepariwisataan. Di banyak tempat, industri pariwisata rentan dengan bencana, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Di satu pihak sektor pariwisata memicu terjadinya bencana, tetapi di pihak lain dapat menjadi yang terdampak, disamping itu juga, serta memberikan manfaat ekonomi, salah satunya dari sektor pariwisata.

Demikian di katakan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan Pariwisata Provinsi Banten di Dewiza Hotel & Convention Hall JI. Syekh Moh. Nawawi Albantani No.20, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Selasa (27/6/2023).

“Pendekatan pengurangan resiko bencana (PRB) menjadi strategis untuk diterapkan di sektor pariwisata tersebut,”pungkas Nana.

Sementara itu, Ketua Umum Balawista Nasional Ade Ervin berharap secara bersamaan destinasi atau industri ini menjadi tangguh (resilient). “Program pengurangan resiko bencana dan penguatan kapasitas bagi balawista menjadi strategis untuk dijalankan dan diarahkan untuk menyusun perencanaan mitigasi bencana di obyek pariwisata,”ungkapnya.

Demikian Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa menambahkan, Penguatan kapasitas kebencanaan tidak hanya berfokus kepada masyarakat dan atau tempat tinggal namun perlu dilakukan secara menyeluruh, salah satunya dalam ranah pariwisata.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitar obyek wisata agar dapat mengenali, mengurangi risiko ancaman bencana, serta bertindak selaras dengan kebijakan kepariwisataan,”jelasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Berita Terbaru