Bupati Zaki: TTG Harus Aplikatif, Tak Perlu Pakai Teknologi Pabrikan yang Mahal

Teras Media

- Penulis

Senin, 20 Maret 2023 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.Co, TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengingatkan bahwa Teknologi Tepat Guna (TTG) harus aplikatif dan sederhana agar dapat direalisasikan di tengah-tengah masyarakat. Menurut dia, TTG tidak perlu menggunakan teknologi pabrikan yang mahal, eksklusif, dan terbatas.

“Teknologi yang juara bisa benar-benar direalisasikan dan diaplikasikan di tengah masyarakat untuk membantu kehidupan sehari-hari. Itulah baru yang disebut teknologi tepat guna,” pinta Bupati Zaki saat membuka lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Senin (20/3/23).

Bupati Zaki berharap lomba Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Tangerang tersebut benar-benar memilih dan menghasilkan juara yang memiliki teknologi yang aplikatif, sederhana serta mudah dioperasikan oleh masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus mendorong dan merangsang terciptanya teknologi yang aplikatif, unggul dan terjangkau serta mempunyai dampak besar besar bagi terwujudnya masyarakat yang kreatif, produktif dan inovatif.

“Dengan terselenggaranya kegiatan lomba teknologi tepat guna pada hari ini, mudah-mudahan bisa menjadi kesempatan yang baik bagi kita semua untuk bisa mempertunjukkan teknologi-teknologi lokal dengan terobosan-terobosan dan inovasi yang unggul,” katanya.

Baca juga: AUTOBOT Kecamatan Sukadiri Tangerang Raih Juara 2 Lomba TTG, Berikut Keunggulannya

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tangerang, Yayat Rohiman mengatakan, lomba TTG bertujuan mendorong dan memotivasi masyarakat untuk mengembangkan daya kreativitas dan inovasi teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan dan didayagunakan oleh masyarakat atau pelaku industri.

“Untuk tahun 2023, kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta dari 19 kecamatan, berasal dari unsur masyarakat umum dan pelajar di wilayah Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan tahun berikutnya seluruh kecamatan bisa ikut berpartisipasi,” harap Yayat.(rls/Ard)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru