HENTIKAN DONG, Mobil Muatan Tanah Merah di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diprotes Masyarakat

Teras Media

- Penulis

Selasa, 28 Maret 2023 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Aktivitas puluhan mobil Dum truk yang melakukan pengangkutan tanah milik pengembang dari jalan raya Cikande – Rangkasbitung, Km 4,0.terpaksa stop beroperasi. Pasalnya masyarakat bersama Ormas BPPKB serta LMP mengeluhkan jalan yang licin karna adanya aktifitas dari mobil pengangkut tanah yang menyebabkan jalan disepanjang jalan gabus menjadi licin dan sangat membahayakan pengguna jalan.pada.Selasa (28/03/23).

Salah seorang pengendara roda dua, Mulyadi (34) tanun mengaku, dia sangat kesulutan saat hendak mengendalikan motornya, karna keadaan jalan yang licin setelah ada penyemprotan dari pihak damkar. Sehingga, kata Mulyadi badan jalan menjadi licin,

“Dengan jalan seperti ini sangat mengganggu untuk pengguna jalan khususnya roda dua.dirinyaberharap,untuk pengelola tanah agar diurus tanah berceceran ini dengan baik.agar jangan sampai ada korban lain cukup saya saja yang menjadi korban.” Kata Mulyadi, Rabu (28/3).

Baca juga : GAS…!Festival Cikande Bangkitkan Seni dan UMKM Banten

 

Hal yang sama dikatakan Nana orang yang diperbantukan oleh pengelola galiaan tanah. Menurutnya, pihaknya telah berupaya untuk melakukan penyemprotan dan pengerukan terhadap tanah yang menggumpal dan berceceran di jalan. Tujuanya agar dapat mengurangi dampak seperti debu atau tanah yg jatuh dari truck pengangkut tanah.serta pihaknya juga sdah melakukan kordinasi dengan desa,warga setempat serta pihak terkait lainya.

Ditempat berbeda Sekertaris BPPKB DPC kabupaten serang Amax Rajaballa mengatakan, makin bertambahnya korban lakalantas yang ditimbulkan akibat Ceceran tanah di jalan gabus.

“sore ini saja sudah 2 pengendara yang jatuh.mau berapa banyak lagi nanti yang jadi korban.dirinya juga menjelaskan bahwa Tanah galiaan ini berasal dari galiaan di Maja sari.

Amax berharap pihak pengelola dapat menerapkan sopnya agar jangan sampai menyebabkan kerugiaan dari masyarakat.dan dapat dikondisikan sesegera mungkin.

“Apa bila pihak terkait tidak melakukan upaya_upaya permasalahan ceceran tanah yang memberikan dampak besar khususnya di jalan gabus.Masyarakat serta BPPKB dan LMP akan melakukan aksi pada hari Kamis jam 13,00 dan besok akan memberikan tembusan aksi ke polres kab serang,”ujarnya. (Suryadi)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru