Polda Gorontalo Kembali Tahlilan Untuk Korban Kanjuruhan

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Malang – Memasuki hari ketujuh usai terjadinya tragedi di stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang yang mengakibatkan meninggalnya 125 orang termasuk anggota Polri dan para suporter. Polda Gorontalo kembali menggelar doa tahlilan yang diselenggarakan di Masjid Ad-Dzikra Polda Gorontalo, Jum’at (07/10).

Pelaksanaan doa tahlilan hari ke-7 turut dihadiri oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika, Pejabat Utama Polda Gorontalo, Ketua Bhayangkari Daerah Gorontalo beserta pengurus, Ketua Asprov PSSI Gorontalo Lahmudin Hambali, Pelatih Persita Talumolo Weni Podungge, Pemerhati Olahraga H Ramli, para perwakilan suporter sepak bola Gorontalo, serta diikuti juga oleh gabungan personel di Satuan Kerja Polda Gorontalo.

Baca juga : Polda Gorontalo Lakukan Sholat Goib

Kapolda Gorontalo dalam arahannya menjelaskan, sebagaimana diketahui bersama bahwa saat ini dunia sepak bola Indonesia mengalami kedukaan akibat tragedi yang terjadi di stadion kanjuruhan Kabupaten Malang. Dimana peristiwa ini menjadi catatan sejarah kelam dalam dunia olah raga, rentetan kerusuhan suporter selalu mewarnai hiruk-pikuk pentas dan eforia sepak bola indonesia, mulai liga 1, liga 2 dan bahkan liga 3. euforia pasca kemenangan timnas sepak bola indonesia atas timnas curacau dalam pertandingan persahabatan ternoda oleh peristiwa yang terjadi di stadion kanjuruhan Kabupaten Malang.

“Tentunya ini sangat memilukan dan menjadi pukulan yang berat bagi kita semua, karena disaat kita tengah berupaya bangkit dari keterpurukan dan berbagai cobaan, kini kita dihadapkan oleh tragedi yang terjadi di stadion kanjuruhan kab. malang, akan tetapi sebagai umat beragama tentunya kita semua harus menyadari bahwa segala sesuatu di dunia ini telah di atur oleh Allah SWT. kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan dan menjalani, apapun hasilnya yang terjadi adalah sudah menjadi kehendak Allah SWT,” kata Kapolda, Sabtu (8/10).

Lebih lanjut dikatakannya, menyikapi kejadian tersebut, sebagai perwujudan rasa duka cita dan empati kepada korban tragedi stadion kanjuruhan, Polda Gorontalo dan jajaran dengan melibatkan berbagai stakeholder hari ini kembali mengadakan doa bersama dengan harapan semoga para korban yang mengalami luka segera dipulihkan.

“Untuk korban yang telah meninggal dunia semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak di sisi-NYA dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan,” harap Kapolda.

Orang nomor 1 di Kepolisian Gorontalo itu juga mengungkapkan, tragedi ini memberikan kesadaran bersama bahwa pengelolaan pertandingan yang tertib, aman, terkendali dan saling menguntungkan berbagai pihak sangat diperlukan demi tercapainya tujuan kompetisi olah raga, khususnya sepak bola.

“Kesadaran bersama untuk menjadi suporter yang fanatik diperlukan, namun tidak fanatik yang membabi-buta. Dengan demikian kesadaran massa harus dibentuk menjadi kesadaran masif yang dimiliki semua suporter, serta pembentukan kesadaran massa memerlukan keterlibatan pihak terkait dalam elemen olah raga sepak bola, dimana ada peran pemerintah melalui aparat keamanan (Polisi dibantu oleh TNI) yang bertugas membangun suasana tertib, aman dan terkendali,” tutup Helmy. (Jum)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB