Terpidana Kredit Fiktif Berhasil Diamankan Kejari Jakut

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara (Jakut) berhasil melakukan penangkapan atau ekseskusi terhadap seorang terpidana atas nama Ate Apriyanti, Jumat (16/1/2026)

i

Keterangan foto : Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara (Jakut) berhasil melakukan penangkapan atau ekseskusi terhadap seorang terpidana atas nama Ate Apriyanti, Jumat (16/1/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara (Jakut) berhasil melakukan penangkapan atau ekseskusi terhadap seorang terpidana atas nama Ate Apriyanti. Dia yang merupakan Mantri KUPEDES dalam kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) kredit fiktif pada Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI), Rabu (14/1/2026).

Kepala Kejakaaan Negeri (Kajari) Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksa Subuki, S.H., M.H., melalui Plh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Wahyu Oktaviandi, S.H., M.H., mengatakan, pada saat perkaranya sedang disidik oleh Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jakarta Utara, Ate Apriyanti melarikan diri.

“Sehingga perkaranya kemudian disidangkan secara in absentia. Berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 33/Pid.Sus-
TPK/2025/PN Jkt.Pst tanggal 11 Juni 2025, Terpidana Ate Apriyanti diputus bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Wahyu dalam keterangan pers tertulisnya, Rabu (14/1/2026).

Wahyu menambahkan, Ate Apriyanti melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun, serta pidana denda sebesar Rp100 juta, dan menjatuhkan pidana tambahan kepada Terpidana Ate Apriyanti berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp2,010 miliar.

“Setelah putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Kejari Jakarta Utara terus melakukan pencarian terhadap terpidana, selanjutnya setelah menjadi DPO selama 1 tahun 3 bulan,” jelas Wahyu.

Wahyu juga menjelaskan, kemudian pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2026 mendapatkan informasi bahwa Terpidana berada di daerah Bogor, kemudian Tim Kejaksaan Negeri Jakarta Utara melakukan pemantauan, dan diketahui bahwa benar Terpidana berada di di Kp. Jl. Gadog Sisi No. RT 02/09, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Selanjutnya pada Pukul 19.22 WIB, Tim Seksi Tindak Pidana Khusus bersama-sama dengan Tim Seksi Intelijen Kejari Jakarta Utara telah berhasil mengamankan terpidana Ate Apriyanti, terangnya.

Saat dilakukan pengamanan terhadap DPO atas nama Ate Apriyanti, ujar Wahyu seraya menambahkan yang bersangkutan bersikap kooperatif dan tidak melakukan perlawanan selama proses pengamanan berlangsung.

“Setelah berhasil mengamankan Terpidana Ate Apriyanti, Tim Seksi Tindak Pidana Khusus dan Tim Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara kemudian membawa terpidana Ate Apriyanti ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur,” tandasnya.

Jaksa Eksekutor Kejari Jakarta Utara selanjutnya melaksanakan eksekusi pidana badan terhadap terpidana Ate Apriyanti dengan menyerahkannya ke pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pondok Bambu.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik
Praktisi Pendidikan Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Terkait Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Dukungan Penuh 27 Kab/Kota, Anton Suratto Terima SK Langsung dari DPP Demokrat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Jumat, 25 September 2026 - 15:09 WIB

Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas

Jumat, 25 September 2026 - 14:44 WIB

Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup

Jumat, 25 September 2026 - 09:22 WIB

Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik

Berita Terbaru