Wartawan Keluhkan Sulitnya Akses Liputan Muktamar ke-35 NU

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Jombang — Sejumlah wartawan mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses masuk ke arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Padahal, para jurnalis tersebut telah melakukan pendaftaran dan pengajuan ID card untuk menjalankan tugas peliputan kegiatan.

Di lapangan, petugas menyampaikan alasan bahwa area arena muktamar sudah penuh sehingga wartawan tidak diperbolehkan masuk. Namun, kondisi tersebut dinilai janggal karena masih terlihat sejumlah orang keluar-masuk arena. Situasi ini kemudian menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap para jurnalis, Jombang 27 Agustus 2026.

Para wartawan mempertanyakan mekanisme akses yang diterapkan panitia. Menurut mereka, jika kapasitas arena memang terbatas, seharusnya aturan tersebut diberlakukan secara konsisten dan tidak membedakan wartawan satu dengan lainnya.

Sejumlah jurnalis bahkan terpaksa kembali meninggalkan lokasi karena tidak mendapatkan akses masuk. Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri karena mereka datang ke lokasi untuk menjalankan tugas dan memenuhi tuntutan redaksi dalam menghasilkan berita serta dokumentasi kegiatan Muktamar ke-35 NU.

Para jurnalis juga menilai keberadaan ID card yang telah didaftarkan seharusnya menjadi bagian dari sistem akses resmi bagi media. Jika memang terdapat pembatasan atau ketentuan khusus terkait jumlah wartawan yang dapat masuk ke arena, panitia semestinya memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian panitia Muktamar ke-35 NU. Pembatasan akses dapat dipahami apabila memang berkaitan dengan kapasitas dan keamanan, tetapi penerapannya perlu transparan, konsisten, dan tidak diskriminatif terhadap jurnalis yang telah terdaftar dan datang untuk menjalankan tugas peliputan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana
Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:25 WIB

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru