Dapat Jadi Bencana, TIM 8 Dukung Presiden Prabowo Selidiki Kasus Keracunan MBG Diberbagai Daerah

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Prabowo Subianto, Presiden RI

i

Foto: Prabowo Subianto, Presiden RI

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto maka perlu didukung oleh segenap lapisan masyarakat. Sebab program tersebut tidak hanya untuk generasi penerus melainkan juga turut menggerakkan roda perekonomian nasional.

Namun dalam perjalanannya program MBG banyaknya ditemukan keracunan massal diberbagai sekolah di beberapa daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, organisasi relawan Presiden Prabowo Subianto Tim 8 Prabowo turut angkat bicara terkait persoalan tersebut.

“Tentu dengan program MBG ini kita berharap ke depannya tunas-tunas bangsa dapat terpenuhi gizinya dan dapat bersaing dengan anak-anak dari negara lain. Selain membantu mengurangi beban orang tua generasi kita juga baik secara gizi. Tapi yang kita sayangkan saat ini, maraknya keracunan diberbagai sekolah,” ujar Wakil Koordinator Tim 8 Prabowo, Havid Permana dalam rilisnya, Rabu (24/9/25).

Maka dari itu kata mantan aktivis LMND ini menyampaikan, bahwa kejadian tersebut patut diduga adanya unsur kesengajaan sehingga bisa mengganggu jalannya roda pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo.

“Saya kira ini banyak kejanggalan patut diduga ada unsur kesengajaan yang pada akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk membangun sebuah narasi bahwa program Presiden Prabowo itu gagal,” beber Havid.

Demikian tambahnya berharap kepada Presiden Prabowo untuk memerintahkan aparatur penegak hukumnya untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam, apa saja penyebab keracunan diberbagai sekolah dibeberapa daerah tersebut.

“Kami sangat barharap kepada Presiden Prabowo agar memberikan perintah kepada jajarannya khususnya para penegak hukum untuk melakukan penyelidikan, dan apa saja penyebab keracunan itu?,” imbuhnya.

“Kalau masalah ini berlarut, bahayanya bukan aja ke anak-anak kita, tapi juga ada pihak-pihak tertentu yang akan manfaatkan situasi dengan membangun narasi bahwa program itu gagal. Tentu, ini sangat merugikan sekali untuk kita semua,” tutup Havid.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan
PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup
Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan

Kamis, 24 September 2026 - 18:38 WIB

PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Berita Terbaru