Serukan Nasib Bangsa Papua, Mahasiswa Serbu Gedung Pengadilan Negeri Makassar

Teras Media

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Forum Solidaritas Mahasiswa Pelajar peduli rakyat Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartin, Kota Makassar, Selasa (30/9/2025).

i

Keterangan foto: Forum Solidaritas Mahasiswa Pelajar peduli rakyat Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartin, Kota Makassar, Selasa (30/9/2025).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Makassar – Forum Solidaritas Mahasiswa Pelajar peduli rakyat Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartin, Kota Makassar, Selasa (30/9/2025). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait hak-hak politik dan kemanusiaan bagi rakyat Papua.

Salah satu poin utama yang disuarakan adalah desakan untuk meninjau ulang Roma Agreement yang dianggap menjadi akar persoalan politik di Tanah Papua. Menurut para demonstran, kesepakatan tersebut harus dievaluasi kembali demi keadilan dan penghormatan terhadap hak menentukan nasib sendiri bagi Bangsa Papua.

Selain itu, massa juga mendesak agar empat tahanan politik yang tergabung dalam NRFPB (Negara Republik Federal Papua Barat) segera dibebaskan tanpa syarat dan dipulangkan ke Sorong. Mereka menilai, penahanan terhadap para aktivis tersebut tidak adil dan mencederai prinsip demokrasi serta hak asasi manusia.

Dalam orasi-orasi yang disampaikan, para mahasiswa menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dan berorganisasi adalah hak dasar yang harus dihormati oleh negara. Mereka menolak kriminalisasi terhadap perjuangan politik rakyat Papua yang dinilai hanya menyuarakan aspirasi penentuan nasib sendiri.

Aksi berlangsung dengan penjagaan aparat keamanan di sekitar lokasi. Meski sempat memicu kemacetan di Jalan Kartin, demonstrasi berlangsung kondusif hingga massa membubarkan diri dengan tertib.

Forum Solidaritas Mahasiswa Pelajar peduli rakyat Papua menyatakan akan terus mengawal isu pembebasan tahanan politik Papua dan mendorong Pemerintah untuk membuka ruang dialog yang adil demi penyelesaian masalah Papua secara damai.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bongkar Masalah Haji 2026: Kuota, Hotel Penuh, hingga Jalan Pintas Ilegal
Pakar Hukum: Permenaker Alih Daya Bentuk Pembangkangan Putusan MK ​
Sasar Transaksi Rp100 Miliar, BPA Fair 2026 Langkah Modernisasi Aset Negara
Lindungi Santri, KH Maman Desak Pengawasan Ketat dan Hukuman Berat
Ombudsman Jakarta Raya Dukung Larangan Vape: Wadah Narkoba Cair Harus Dimusnahkan
Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak
Bareskrim Usut Sindikat Judol Hayam Wuruk, Bidik Pengusaha Hiburan Malam dan Tambang
Haris Arthur Hedar Lantik DPN PERADI Profesional, Beri Mandat Konsolidasi Wilayah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bongkar Masalah Haji 2026: Kuota, Hotel Penuh, hingga Jalan Pintas Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Pakar Hukum: Permenaker Alih Daya Bentuk Pembangkangan Putusan MK ​

Senin, 11 Mei 2026 - 17:58 WIB

Sasar Transaksi Rp100 Miliar, BPA Fair 2026 Langkah Modernisasi Aset Negara

Senin, 11 Mei 2026 - 16:48 WIB

Ombudsman Jakarta Raya Dukung Larangan Vape: Wadah Narkoba Cair Harus Dimusnahkan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak

Berita Terbaru